CRC: Hanura Sulsel Punya Momentum Kebangkitan di Pemilu 2029 di Bawah Kepemimpinan Andi Bau Sawa Mappanyukki

JELAJAH.CO.OD, Makassar — Celebes Research Center (CRC) menilai Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Selatan berpotensi mengalami kebangkitan politik pada Pemilu 2029 di bawah kepemimpinan Andi Bau Sawa Mappanyukki, seorang mantan jenderal TNI yang kini dipercaya menakhodai partai berlambang hati nurani di provinsi tersebut.

Direktur CRC, Saiful Bahrie, menyebut kepemimpinan Andi Bau Sawa membawa semangat baru di tubuh Hanura Sulsel yang sempat vakum dan kehilangan daya saing di dua pemilu terakhir.

“Figur Andi Bau Sawa memberi harapan baru bagi Hanura. Ia membawa disiplin, etos kerja, dan karakter kepemimpinan yang kuat, khas latar belakang militernya,” ujar Saiful, Kamis 23 Oktober 2025.

Baca Juga:  Konferda Jadi Tantangan PDIP Sulsel di Pemilu 2029

Menurut hasil pemetaan politik CRC, Hanura Sulsel mulai memperlihatkan pergerakan organisasi yang lebih solid di tingkat kabupaten/kota. Aktivitas konsolidasi struktur dan penguatan basis kader telah berjalan di sejumlah daerah, seperti Bone, Wajo, dan Luwu Raya.

“Dibanding periode sebelumnya, Hanura kini tampak lebih hidup. Kadernya mulai turun ke lapangan, dan citra partai mulai kembali diperbincangkan. Ini tidak lepas dari pengaruh kepemimpinan Andi Bau Sawa yang mampu menanamkan semangat loyalitas dan kebersamaan,” kata Saiful.

CRC menilai, latar belakang militer Andi Bau Sawa Mappanyukki menjadi faktor pembeda yang bisa menarik simpati publik.

“Dalam politik lokal Sulawesi Selatan, karakter kepemimpinan yang tegas, disiplin, dan berwibawa masih sangat dihargai. Andi Bau Sawa memiliki itu semua, sekaligus dikenal memiliki jaringan sosial yang luas lintas daerah dan profesi,” jelasnya.

Baca Juga:  Bawaslu-Polda Sulsel Bahas Penguatan Gakumdu Menuju Pemilu 2029

Dari aspek elektoral, CRC memproyeksikan Hanura Sulsel dapat memperbaiki perolehan suara secara signifikan jika mampu menggabungkan strategi lapangan yang berbasis kedekatan sosial dengan kampanye digital yang modern.

“Kuncinya ada pada kemampuan Hanura membaca aspirasi masyarakat akar rumput dan menampilkan diri sebagai partai yang bersih serta konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil,” ujar Saiful.

Lebih jauh, CRC menilai gaya kepemimpinan Andi Bau Sawa juga mampu menciptakan sinergi antara kader senior dan generasi muda Hanura.

“Beliau mampu memadukan pengalaman dengan semangat pembaruan. Ini penting untuk membangun identitas baru Hanura Sulsel yang lebih adaptif terhadap perubahan politik,” pungkas Saiful.

Dengan konsolidasi yang terus menguat dan figur kepemimpinan yang kuat secara personal, CRC memprediksi Hanura Sulsel bisa menjadi kuda hitam dalam pertarungan politik daerah di Pemilu 2029, terutama di basis-basis konstituen yang selama ini belum tergarap maksimal oleh partai besar

Komentar Anda
Berita Lainnya