Orang Tua Korban Ungkap Kronologi Penculikan Anaknya di Taman Pakui Makassar

JELAJAH.CO.ID, Makassar – Dwi Nurmas (34) orang tua dari korban yang anaknya diduga diculik di Taman Pakui Sayang, Jalan Andi Pangerang Pettarani, pada Ahad, 2 November 2025 pekan lalu mengungkap kronologi peristiwa tersebut. Diketahui, anak tersebut bernama Bilqis Ramdhani (4).

“Saya sedang berada di lapangan Tenis, mau olahraga sambil melatih. Terus anak saya itu bermain di pinggiran lapangan, sebelum saya melatih masih sama saya, tapi setelah itu dia izin mau bermain di sebelah (lapangan), memang saya sering bawa melatih,”kata Dimas-sapaan Dwi Nurmas saat ditemui wartawan dikediamannya Jalan Pelita Lorong 2, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini pada Rabu, 5 November 2025.

“Saya selalu pantau waktu dia bermain, sering saya panggil dia menyahut. Tapi saya pas game ke tiga saya panggil sudah tidak ada,”lanjut dia.

Baca Juga:  3 Polisi Ditembak Oknum TNI di Lampung, Komisi I Minta Panglima TNI Ambil Langkah Tegas

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WITA. Dijelaskan, sudah empat hari hilang dan sudah saya laporkan hal ini ke kepolisian.

“Tidak ada masalah keluarga. Tapi berdasarkan rekaman CCTV iya benar itu anak saya, satu dari tiga anak yang dalam video itu anak saya. Saya tidak kenal itu yang bawa,”katanya.

Bahkan sejak kejadian itu, lanjut Dimas mengatakan, iparnya sempat dihubungi oleh seseorang. Orang tersebut mengaku mengetahui keberadaan anaknya.

“Iya ada hubungi ipar saya, minta uang Rp 100.000, sampai Rp 2 juta. Kayak penipu katanya tahu informasi anak saya dimana, bukan minta tebusan,”katanya.

“Semoga anak kami bisa kembali, dalam kondisi sehat, dan kami mohon bantuan bagi masyarakat apabila melihat anak kami segera menghubungi kami,”sambungnya.

Baca Juga:  Munafri Apresiasi Pemusnahan 20 Kg Narkotika Polrestabes, Komitmen Wujudkan Makassar Aman

Polrestabes Makassar

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin mengatakan proses pencarian bocah tersebut masih terus dilakukan.

Orang tua korban juga kata dia sudah melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Makassar.

“Saat ini sudah ditindaklanjuti, laporannya diterima dan dilakukan penyelidikan,”ujar Wahid, di Mapolrestabes Makassar, Rabu 5 November 2025.

Sampai saat ini kata dia kasusnya masih didalami untuk mengungkap pelaku dan motif dugaan penculikan.

Komentar Anda
Berita Lainnya