JELAJAH.CO.ID,Makassar – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah berakhir dengan agenda pemilihan ketua DPW PKB Sulawesi Selatan periode 2025-2030. Hasilnya ada lima nama bakal calon ketua dikirim ke DPP.
Yaitu calon inkumben Azhar Arsyad, Syamsu Rijal alias Deng Ical, dan Zulfikar Limolang.
Kemudian, Fadilah Fahriana dan Muhammad Haekal.
Selain nama-nama calon ketua, DPW PKB juga akan mengirim nama-nama calon pengurus sebanyak 30 orang dan juga nama-nama calon ketua dewan syuro. Yaitu Anwar Sadat, Wahyuddin Kessa, dan Paulus Tandiongan.
Sekretaris DPW PKB Sulawesi Selatan Muhammad Haekal mengatakan, hasil Muswil yang digelar di Hotel Aryaduta menetapkan lima nama calon ketua DPW PKB Sulawesi Selatan. Nama-nama ini akan mengikuti tes uji kepatutan dan kelayakan di DPP untuk memilih satu nama.
“Sebagaimana tata tertib muswil di partai kami, maksimal tiga hingga lima nama yang diusulkan yang merupakan hasil penilaian kinerja DPP. Lima nama inilah yang dikirim ke DPP mengikuti tes uji kepatutan dan kelayakan,”ujar Haekal saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya pada Selasa 9 Desember 2025.
Lebih lanjut dia mengatakan, nama calon ketua DPW PKB, pengurus, dan dewan syuro dikirim melalui aplikasi setelah dilakukan penginputan.
Diketahui, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk memilih ketua baru di Hotel Aryaduta Makassar, Senin 8 Desember 2025.
Muswil tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB Andi Muawiyah Ramli, serta Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal yang mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar untuk membuka acara.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad dalam sambutannya mengibaratkan PKB sebagai kapal pinisi yang berlayar menuju dermaga.
Menurutnya, dalam perjalanan terdapat berbagai tantangan, ada yang menyerah dan ada pula yang bertahan.
“Pada titik inilah kita meneguhkan kembali arah perjuangan untuk menentukan ketua baru. Dinamika tentu mengalami pasang surut, tetapi alhamdulillah perolehan kursi meningkat. Jika pada 2019 hanya 51 kursi, pada 2024 meningkat menjadi 79 kursi. Di DPRD Sulsel, PKB meraih delapan kursi dan menduduki posisi wakil ketua,” kata Azhar.
Azhar menegaskan bahwa berbagai tantangan dapat dilewati dengan kekuatan soliditas kader.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjuangan partai.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap PKB.
Ia menilai PKB memiliki sikap kooperatif dalam koalisi.
“PKB ini rasanya melebihi dari sekadar partai koalisi. Tidak banyak bicara dan tidak banyak permintaan,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyebut hubungan persahabatannya dengan Azhar Arsyad dan berharap agar semua pihak memberi ruang kepada Azhar untuk berjuang membesarkan partai.
Ia meminta masyarakat dan kader PKB untuk mengingatkan pemerintah provinsi jika terdapat kekurangan dalam pelayanan publik.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan masyarakat Sulawesi Selatan memiliki karakter kuat dalam menjaga martabat dan empati. Menurutnya, Sulsel menjadi wilayah strategis bagi perkembangan PKB.
Ia menjelaskan bahwa Muswil merupakan agenda serentak yang dilakukan DPP di seluruh provinsi untuk membentuk dan memperkuat kepengurusan DPW.
DPP PKB mengapresiasi kerja keras kader di Sulsel dalam Pemilu 2024 dan pilkada yang mencatat peningkatan signifikan.
Dalam kesempatan itu, Cucun juga mendorong Azhar Arsyad untuk maju di daerah pemilihan (dapil) Sulsel III guna mengisi kekosongan yang ada.
“PKB bukan hanya hadir setiap lima tahun, tetapi hadir setiap kali masyarakat membutuhkan,” katanya.
Dengan mengucapkan basmalah, Cucun Ahmad Syamsurijal secara resmi membuka Muswil DPW PKB Sulsel.