Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Inisiatif dan Terlibat Langsung Bangun Kota

JELAJAH.CO.ID, Makassar– Wali Kota Makassar menegaskan bahwa pembangunan kota tidak bisa hanya digerakkan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keberanian berpikir dan keterlibatan nyata anak muda.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapimda dan Rapat Pleno Pertama Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar di Aula Kampus Unismuh, Sabtu 27 Desember 2025.

Di hadapan kader Pemuda Muhammadiyah, Munafri secara terbuka mengajak organisasi kepemudaan tersebut untuk tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi terlibat aktif sebagai pemberi solusi atas persoalan-persoalan riil kota.

Menurut Munafri, pemerintah dan pemuda tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Kolaborasi antara keduanya penting agar program-program pembangunan dapat berjalan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Fraksi PKS DPRD Sulsel Terus Perjuangkan Hak-hak Buruh

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian, Pemuda Muhammadiyah juga tidak bisa berjalan sendirian. Dibutuhkan kolaborasi dan persatuan agar pembangunan bisa berjalan simultan,” ujarnya.

Meski banyak kader Pemuda Muhammadiyah yang telah berhasil mengabdi di Pemerintah sebagai ASN maupun berperan di luar struktur pemerintahan, termasuk di tingkat paling bawah seperti RT dan RW. Munafri menekankan pentingnya pengabdian masyarakat tanpa mengutamakan insentif.

Menurutnya, semangat melayani masyarakat harus lebih diutamakan daripada imbalan finansial, seperti melalui organisasi kepemudaan.

Pada kesempatan tersebut Munafri mencontohkan beberapa persoalan sosial di Makassar dan berharap pemuda Muhammadiyah dapat membantu memberi solusi praktis dan rekomendasi untuk mengatasi masalah ini.

Termasuk, masalah yang disebutkan adalah pengelolaan sampah dan berbagai tantangan sosial lain yang memerlukan keterlibatan aktif generasi muda.

Baca Juga:  Taufan Pawe Ingatkan Dana TKD Difokuskan Pemulihan Pelayanan Publik Aceh-Sumatera

Munafri menekankan bahwa ide dan kreativitas pemuda sangat diperlukan untuk mengurai masalah-masalah tersebut secara bertahap.

“Tujuannya adalah membangun sinergi dan menciptakan generasi muda yang lebih siap berperan serta mendukung proses pembangunan kota,” pungkasnya.

Munafri berharap kolaborasi antara pemerintah kota Makassar dan Pemuda Muhammadiyah terus diperkuat, sehingga tercipta chemistry yang produktif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Makassar.

Komentar Anda
Berita Lainnya