Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina: Haji Mabrur Sepanjang Hayat

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Senin 16 Februari 2026.

Momentum ini menjadi penegasan komitmen IPHI Sulsel dalam menguatkan peran sosial dan keagamaan para haji di tengah masyarakat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum IPHI Pusat, Ahmad Yani Basuki. Turut menyaksikan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Maros Chaidir Syam, serta sejumlah tokoh dan undangan dari berbagai unsur.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Rahman Pina, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus IPHI Sulsel. Ia menilai organisasi ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter sosial dan spiritual umat di daerah.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Gelar Doa Bersama untuk Kota Damai Selasa Besok

Rahman Pina menegaskan, IPHI tidak boleh sekadar menjadi wadah silaturahmi para haji, tetapi juga harus tampil sebagai mitra pemerintah dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“Para haji adalah figur teladan di lingkungannya. IPHI harus mampu mengonsolidasikan potensi besar ini untuk memperkuat pendidikan moral, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di Sulsel,” ujarnya.

Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel itu berharap kepengurusan IPHI Sulsel periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Meity Rahmatia mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan umat, sekaligus menjaga marwah dan persaudaraan di tengah dinamika sosial.

Ketua PW IPHI Sulsel, Meity Rahmatia, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera bergerak pascapelantikan. Ia menyampaikan rencana melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sulsel untuk melantik pengurus cabang sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga:  Andi Ridwan Witri Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Bontoala

“Lewat persaudaraan ini mari kita lepaskan seluruh kepentingan pribadi. Ukhuwah harus kita jaga,” ujarnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya