Jelang Laga PSIM Yogyakarta, PSM Makassar Lakukan Evaluasi

JELAJAH.CO.ID,Makassar – PSM Makassar menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta. Di tengah performa yang belum stabil, Pasukan Ramang dituntut tampil waspada menghadapi tuan rumah yang tengah mengincar momentum.

Meski tidak tampil terlalu impresif dalam beberapa laga terakhir, PSIM justru menunjukkan tren permainan yang lebih konsisten dibanding PSM. Kondisi ini menjadi sinyal bahaya bagi tim tamu, sekaligus alasan kuat mengapa Laskar Mataram tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengusung target kemenangan. PSIM sebagai tuan rumah berambisi mengamankan poin penuh, sementara PSM datang dengan tekad mencuri angka demi memperbaiki posisi di klasemen.

Baca Juga:  Tak Ingin Kehilangan Poin, PSM Makassar Ambil Langkah Serius Lawan Dewa United

Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, mengaku timnya telah melakukan sejumlah evaluasi jelang laga ini. Ia menekankan pentingnya fokus sejak menit awal agar tidak memberi ruang bagi lawan untuk berkembang.

“Kami tahu lawan kami adalah tim berpengalaman dan punya kualitas. Tapi kami bermain di kandang, tentu target kami adalah tiga poin. Kuncinya disiplin dan tidak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Jean.

Di kubu PSM, motivasi untuk bangkit juga tak kalah besar. Pasukan Ramang tengah berupaya keluar dari tekanan papan bawah sekaligus kembali ke tren positif setelah hasil yang belum maksimal.

Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan timnya terus melakukan evaluasi pasca hasil imbang kontra Persis Solo. Ia memastikan PSM tidak datang untuk bertahan, melainkan mengincar poin penuh.

Baca Juga:  Terpilih sebagai Ketua KONI Sulsel, Darmawangsyah Muin Komitmen Perkuat Pembinaan Atlet

“Kami tentu akan melakukan evaluasi dan persiapan yang cukup. Saya berharap para pemain dalam kondisi terbaik dan bisa mendapatkan poin di laga berikutnya,” ungkap Ahmad, Kamis 9 April 2026.

Ia juga menyoroti konsistensi sebagai pekerjaan rumah utama tim musim ini. “Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa menjaga konsistensi selama 90 menit. Itu yang terus kami tekankan kepada pemain,” tambahnya.

Secara statistik, kedua tim memiliki kekuatan yang cukup berimbang. PSIM mengandalkan permainan kolektif serta dukungan suporter, sementara PSM memiliki pengalaman yang lebih matang di level kompetisi.

Pertemuan ini juga diprediksi menjadi duel lini tengah yang krusial. Kedua tim dikenal mengandalkan transisi cepat, sehingga siapa yang mampu mengontrol tempo permainan berpeluang besar mendominasi jalannya laga dan mengamankan hasil akhir.

Komentar Anda
Berita Lainnya