JELAJAH.CO.ID,Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad, menegaskan komitmennya mempercepat penataan struktur partai hingga tingkat bawah sebagai langkah strategis menghadapi pemilu.
Menurut Azhar, tahun ia sudah menandatangani lembar komitmen untuk pembenahan organisasi. Karena itu, ia menempatkan struktur kepengurusan sebagai kekuatan utama partai di lapangan.
“Selain menjadi penggerak kerja politik, struktur merupakan garda terdepan saat memasuki tahun-tahun pemilu,” ujar Azhar dalam acara pengukuhan pengurus DPW, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PKB Sulsel di Hotel Dalton, Makassar, Selasa 10 Februari 2029.
Azhar mengatakan kesiapan PKB Sulsel saat ini sudah berada pada jalur yang tepat, hanya saja belum mencapai kondisi ideal. Oleh sebab itu, DPW melakukan verifikasi ulang untuk memastikan kader dan pengurus masih aktif serta tetap berada di PKB, mengingat dinamika di lapangan kerap berubah.
Di sisi lain, Azhar juga meminta seluruh DPC aktif memperbarui data dan lebih sering turun ke akar rumput. Ia menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur partai, mulai dari ranting hingga PAC, agar koordinasi berjalan cepat dan basis dukungan terjaga.
“Beberapa kabupaten sudah mulai menjalankan pembinaan struktur dengan cukup serius. Bahkan, Kota Makassar dinilai konsisten memperhatikan PAC dan ranting melalui pembentukan tim pembinaan dan langkah penguatan lainnya,” imbuhnya.
Adapun di Pemilu 2029, PKB kata Azhar menargetkan 12 kursi di DPRD Sulsel, 90 kursi DPRD Kabupaten/kota, dan 3 kursi DPR RI.