JELAJAH.CO.ID,Makassar – Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono membuka dengan resmi Musyawarah Kerja Nasional atau Mukernas I PPP yang berlangsung di Makassar, Rabu, 11 Februari 2026.
Mardiono mengatakan banyak hal yang menjadi pembahasan dalam Mukernas I tahun 2026 ini. Satu di antaranya ialah target pada Pemilu 2029.
Ia mengatakan, pihaknya ingin mengulang kembali kejayaan PPP pada 2014 lalu. “Kita bercita-cita mengembalikan perolehan suara seperti tahun 2014, sekitar 29 kursi. Strateginya melalui muskerwil, mukernas, dan forum-forum kerja untuk merumuskan langkah pemenangan,” kata Mardiono saat diwawancarai usai membuka acara, malam tadi.
Selain itu, Utusan Presiden Bidang Ketahanan Pangan ini menargetkan merapikan struktur partai hingga selesai dalam dua tiga bulan kedepan.
“DPW sudah selesai semua melalui muswil. Setelah itu muscab. Ada sekitar 514 cabang di seluruh Indonesia, lalu dilanjutkan musyawarah anak cabang,” jelasnya.
Sementara itu, dia juga membeberkan bakal ada banyak tokoh-tokoh berpengaruh yang sudah dan bakal bergabung dengan PPP.
Termasuk, lanjut dia, ialah kepala daerah. Hal itu terjadi dengan seorang bupati asal Gorontalo yang baru saja bergabung. Jadi menurutnya, kehadiran tokoh baru diharapkan membantu PPP menuju parlemen.
Perihal apakah nantinya bakal mendukung Prabowo kembali menjabat dua periode, Mardiono menegaskan kepastiannya.
Bahwa PPP merupakan bagian dari koalisi pemerintah saat ini dan ada di Kabinet Merah Putih. Olehnya partai berlambang Ka’bah ini mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat.
“Program Presiden Prabowo seperti ketahanan pangan sudah mulai terwujud, kemudian ketahanan energi dan kebijakan ekonomi pro rakyat juga kita dukung,” ucapnya.
“Secara pribadi saya mendukung Prabowo, tapi keputusan resmi akan dirumuskan dalam rapat partai nanti,” katanya.
Soal Gibran, Mardiono mengatakan waktunya masih lama. Masih ada tiga tahun. “Mengenai cawapresnya (Gibran) nantilah kita lihat. Masih ada tiga tahun tersisa,”jelasnya.