JELAJAH.CO.ID,Tabanan – Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus dilakukan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sosialisasi program ini digelar pada Ahad 8 Maret 2026 di Wantilan Pura Dalem Manik Gunung, Desa Selan Bawak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan menghadirkan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, perwakilan Badan Gizi Nasional, serta anggota DPRD Tabanan.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Charles Honoris menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional harus lebih aktif dan strategis dalam memastikan kebijakan gizi nasional benar-benar menjangkau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak.
“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Lewat Program MBG, kami berharap menjadi titik awal untuk kesehatan dan perbaikan gizi di Indonesia” ujarnya.
Charles juga menilai BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, tetapi perlu menjadi motor penggerak edukasi gizi nasional.
Ia mengingatkan bahwa meningkatnya penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, hingga gagal ginjal berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, sehingga orang tua perlu lebih aktif mengarahkan anak dalam memilih makanan sehat.
Program MBG sendiri diperuntukkan bagi peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Program ini hadir sebagai upaya menekan angka stunting, mengatasi masalah gizi dan anemia, serta memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah pusat dan daerah menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat edukasi gizi dan memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan lebih merata demi membangun generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.