JELAJAH.CO.ID,Makassar – Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan Andi Tenri Indah merespons masuknya Haris Abdul Rahman sebagai anggota komisi E usai dilantik sebagai pengganti antar waktu (PAW) pada Selasa 21 April 2026.
Dia mengatakan, keanggotaan kini telah genap mencapai 18 orang. Lengkapnya jumlah anggota ini diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penyeimbang di jajaran pemerintahan daerah.
“Kehadiran satu anggota tambahan yang berlatar belakang sebagai seorang Ustadzah menjadi sorotan utama. Sosoknya dinilai mampu memberikan warna baru sekaligus menjadi penyeimbang dalam proses pengambilan keputusan dan penyampaian masukan kepada pemerintah,”ujar Indah.
Membawa Harapan Baru
Kehadiran tokoh religi di dalam jajaran ini diharapkan tidak hanya sekadar melengkapi kuota, namun juga membawa nilai-nilai kebaikan dan keberkahan dalam setiap kebijakan yang diambil. Fokus utamanya adalah memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara lebih amanah.
”Semoga dengan formasi lengkap ini, kita semakin kompak dalam membangun daerah dan bersama-sama membawa aspirasi masyarakat ke arah yang lebih baik,”tutur politisi dari Partai Gerindra ini.
Sinergi dengan OPD
Dengan lengkapnya jumlah anggota, koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan akan semakin terarah. Anggota yang ada berkomitmen untuk memberikan masukan yang konstruktif dan solusif bagi program kerja pemerintah.
Selain itu, mengingatkan jajaran eksekutif agar tetap berjalan di koridor yang tepat, memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap koordinasi lintas sektor.
“Langkah ini dipandang sebagai angin segar bagi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berorientasi pada kemaslahatan publik,”jelasnya.