JELAJAH.CO.ID,Makassar – Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar resmi menetapkan duet Salman Alfariz Karsa dan Irwan Hasan sebagai calon Ketua dan Sekretaris DPC PPP Makassar periode mendatang.
Keputusan strategis ini lahir dalam persidangan yang berlangsung khidmat di Hotel Aswin, Jalan Gunung Latimojong, Sabtu 25 April 2026. Penetapan tersebut merupakan hasil kesepakatan bulat dari tujuh tim formatur yang mewakili berbagai unsur struktural partai.
Mekanisme Formatur
Ketua Steering Committee (SC) Muscab IX PPP Makassar, Iskandar, mengonfirmasi bahwa penentuan nakhoda baru ini telah melalui pertimbangan matang dari perwakilan berbagai tingkatan.
Unsur Formatur: Terdiri dari perwakilan DPP, DPW, dan DPC.
Keterwakilan Wilayah: Melibatkan keterwakilan PAC dari wilayah Bontoala, Biringkanayya, Makassar, dan Mariso.
”Hasil Muscab menetapkan Pak Salman dan Pak Irwan Hasan sebagai calon ketua dan sekretaris PPP Makassar,” ujar Iskandar singkat usai persidangan, Sabtu 25 April 2026.
LPJ Akbar Yusuf Diterima Secara Aklamasi
Sebelum penetapan formatur, agenda utama Muscab IX diawali dengan pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh Ketua DPC PPP Makassar periode sebelumnya, Akbar Yusuf. Seluruh peserta sidang, yang terdiri dari unsur fraksi dan Pimpinan Anak Cabang (PAC), menyatakan menerima laporan tersebut secara bulat tanpa catatan penolakan.
Dalam pemaparannya, Akbar Yusuf merinci sejumlah keberhasilan krusial selama masa kepemimpinannya, di antaranya:
Stabilitas Politik: Berhasil mempertahankan 5 kursi di DPRD Kota Makassar pada Pileg 2024.
Konsolidasi Organisasi: Penuntasan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) hingga tingkat ranting serta keberhasilan verifikasi administrasi KPU.
Solidaritas Kader: Memberangkatkan seluruh pengurus dan PAC untuk menghadiri Muktamar PPP di tingkat nasional.
Kegiatan Sosial-Keagamaan: Rutinitas pengajian di kantor DPC serta pelaksanaan ibadah kurban yang konsisten setiap tahun.
Target Menuju 2029
Meski masa jabatannya berakhir, Akbar Yusuf menaruh harapan besar pada pundak kepengurusan Salman-Irwan. Ia menekankan pentingnya persiapan menghadapi verifikasi faktual KPU dan target politik jangka panjang.
”Kami berharap ke depan PPP Kota Makassar dapat meraih posisi pimpinan DPRD pada 2029,” pungkas Akbar sembari menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepengurusannya.
Dengan diterimanya LPJ dan ditetapkannya calon pimpinan baru, PPP Makassar kini bersiap melakukan akselerasi politik guna memperkuat posisi partai berlambang Kakbah tersebut di Kota Daeng.