Ketua DPRD Sulsel Kawal Aspirasi Buruh di May Day 2026, Cicu: Aksi Sangat Tertib

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi (akrab disapa Cicu), memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Makassar, Jumat 1 Mei 2026.

​Aksi yang dipusatkan di depan Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani tersebut, dinilai berjalan kondusif, aman, dan penuh kedewasaan.

Dialog Terbuka dengan Massa FSPMI dan KSPI

​Didampingi oleh legislator Fraksi NasDem, Mizar Roem dan Mahmud, Cicu turun langsung menemui massa aksi yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan ​Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

​Menurut Cicu, momentum May Day merupakan ruang sakral bagi pekerja untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:  UPTD PPA Tangani 134 Kasus Kekerasan Seksual Anak di Makassar

​”Alhamdulillah, sejak 2017 aksi buruh di sini selalu berlangsung kondusif. Ini mencerminkan kedewasaan teman-teman buruh dalam menyampaikan pendapat secara damai dan menaati aturan,” ujar Cicu.

Poin Utama Tuntutan Buruh Sulsel 2026

​Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan beberapa isu krusial, di antaranya ​RUU Ketenagakerjaan: Mendesak percepatan atau peninjauan pembahasan di tingkat pusat, Pengawasan Ketenagakerjaan: Meminta penguatan fungsi pengawasan di tingkat daerah agar hak-hak buruh terlindungi di lapangan.

​Selanjutnya, Kesejahteraan: Peningkatan standar hidup layak bagi pekerja di Sulawesi Selatan.

Komitmen DPRD Sulsel

​Cicu menegaskan bahwa DPRD Sulsel tidak akan membiarkan aspirasi tersebut hanya menjadi catatan. Pihaknya berkomitmen untuk ​menindaklanjuti poin-poin yang masuk dalam kewenangan legislatif tingkat provinsi dan meneruskan tuntutan yang bersifat nasional kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI.

Baca Juga:  Makassar Pamer Inovasi Super Apps Lontara+ dan MCH di Forum Internasional

​”Kami berharap komunikasi antara pekerja, pemerintah, dan legislatif terus terjalin baik agar persoalan ketenagakerjaan bisa selesai secara berkelanjutan,” tutupnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya