JELAJAH.CO.ID,Makassar – Keluhan terkait keamanan lingkungan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang belum merata menjadi aspirasi utama yang mencuat dalam kegiatan Pengawasan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk meminta pemerintah kota mengoptimalkan alokasi anggaran yang langsung menyentuh kebutuhan rill di tingkat akar rumput.
Perbaikan Data Bansos dan Pendataan DTKS
Salah satu tokoh pemuda atau perwakilan warga, Irfan, menyampaikan bahwa penguatan fasilitas keamanan dan validasi data kemiskinan menjadi prioritas yang mendesak bagi warga Lembo, khususnya di wilayah RW 01.
Penyediaan Kamera Pengawas (CCTV): Warga meminta pengadaan CCTV di titik-titik rawan untuk memantau sekaligus menekan angka kriminalitas dan kejahatan jalanan.
Pemerataan Bantuan Sosial
Irfan mengungkapkan adanya indikasi penyaluran bansos yang belum merata. Warga mendesak dinas terkait untuk melakukan pendataan ulang agar masyarakat prasejahtera yang berhak bisa segera masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kami berharap ada pendataan ulang bagi warga masyarakat yang belum terdata agar dimasukkan di DTKS, karena bantuan sosial di RW satu kayaknya belum merata,” ujar Irfan dalam penyampaian aspirasinya, Senin 25 Mei 2026.
Cicu Imbau Orang Tua Berlakukan Jam Malam untuk Anak
Menanggapi persoalan keamanan dan ketertiban yang dikeluhkan warga, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, memberikan catatan tebal mengenai pentingnya peran aktif keluarga dalam menjaga lingkungan.
Cicu menegaskan, seketat apa pun patroli yang dilakukan pihak kepolisian dan pemerintah kota, benteng utama pencegahan kriminalitas remaja tetap berada di tangan orang tua.
“Sekeras apa pun pemerintah dan juga pihak keamanan melakukan tugasnya dalam menertibkan kondisi kota Makassar, tetapi sebagai orang tua kita harus mengambil peran yang paling besar, yaitu mengawasi anak-anak kita,” tegas Cicu di hadapan warga yang hadir.
Poin Utama Imbauan Pencegahan Kenakalan Remaja:
Penerapan Jam Istirahat (Jam Malam): Memastikan anak-anak—terutama yang masih di bawah umur—tidak berada di luar rumah pada larut malam untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pengawasan Kelompok Pergaulan: Orang tua diminta mendeteksi dini agar anak-anak mereka tidak ikut dalam kelompok atau geng yang melakukan aktivitas negatif di luar batas kewajaran.
Melalui kegiatan pengawasan APBD ini, seluruh aspirasi warga Kelurahan Lembo terkait infrastruktur keamanan (CCTV) dan perbaikan data DTKS akan dicatat secara resmi untuk dikawal dalam rapat evaluasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar realisasi anggaran 2026 tepat sasaran.