JELAJAH.CO.ID,Makassar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dihadiri langsung oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra. Forum konsolidasi ini menjadi ajang evaluasi capaian partai sekaligus penyusunan strategi menghadapi Pemilu 2029, termasuk pengukuhan tujuh pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) baru yang beberapa di antaranya merupakan kepala daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), memaparkan peningkatan signifikan kinerja partai di Sulawesi Selatan. Pada Pemilu lalu, Gerindra berhasil menempatkan diri sebagai pemenang nomor satu di Sulsel untuk tingkat DPR RI dengan mengamankan 5 kursi, naik dari periode sebelumnya yang hanya 3 kursi. Capaian ini diimbangi dengan kemenangan pasangan Prabowo Subianto di Sulsel yang meraih 57 persen suara.
Di level legislatif daerah, Gerindra Sulsel sukses menambah perolehan kursi DPRD Provinsi dari 11 menjadi 13 kursi, serta mendongkrak perolehan kursi DPRD Kabupaten/Kota se-Sulsel dari 97 menjadi 107 kursi.
Menatap Pemilu 2029, AIA menegaskan komitmen dan target tinggi yang dibebankan kepada seluruh kader:
DPR RI: Menargetkan hingga 10 kursi (target optimis: 3 Dapil I, 4 Dapil II, 3 Dapil III) atau minimal 7 kursi (target pesimis: 2 Dapil I, 3 Dapil II, 2 Dapil III). AIA bahkan mempertaruhkan jabatannya dengan menyatakan siap mengundurkan diri sebagai Ketua DPD jika perolehan kursi DPR RI tidak mengalami peningkatan dari capaian saat ini.
DPRD Provinsi: Mengincar posisi puncak dengan target perolehan hingga 20 kursi untuk merebut pimpinan DPRD Provinsi Sulsel.
DPRD Kabupaten/Kota: Mematok target penuh agar Gerindra menduduki posisi pimpinan (minimal Wakil Ketua) di seluruh daerah di Sulsel.
Infrastruktur Partai: Mengimbau seluruh Ketua DPC untuk merampungkan pembangunan sekretariat permanen sebelum Pemilu 2029.
”Tujuan Rakorda ini tentunya sebagai evaluasi dan penyegaran kepengurusan di beberapa DPC agar pergerakan mesin partai bisa lebih maksimal. Kami juga memohon arahan dari Pak Ketua Harian terkait peta dan strategi perubahan UU Pemilu ke depan,” ujar AIA, Selasa 4 Agustus 2026.
Masuknya Kepala Daerah Semakin Perkuat Basis Gerindra
Pada kesempatan tersebut, Ketua Harian DPP Gerindra juga mengukuhkan pengurus baru untuk 7 DPC. Menariknya, sejumlah posisi strategis tersebut kini diisi oleh lima kepala daerah usungan Gerindra—termasuk suami kepala daerah—serta anggota DPR RI, seperti kepengurusan DPC Luwu Timur.
Saat diwawancarai seusai acara, AIA optimistis bergabungnya para kepala daerah ini akan mengunci dominasi partai di Sulawesi Selatan. Ketika ditanya mengenai peta persaingan lokal, ia menegaskan bahwa Gerindra yang terbiasa bertarung tanpa kekuatan bupati kini jauh lebih siap.
”Gerindra terbiasa tanpa bupati pun alhamdulillah cukup kuat. Kalau ditambah dengan kekuatan-kekuatan baru seperti ini, hasilnya harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas AIA.
AIA juga memberi sinyal bahwa gelombang bergabungnya kepala daerah ke Partai Gerindra di Sulsel masih akan terus berlanjut. “Tunggu tanggal mainnya, akan ada lagi,” pungkasnya.