JELAJAH.CO.ID,Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Hotel Melia, Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, Jumat 7 Agustus 2016 malam.
Agenda utama kegiatan tersebut fokus pada penguatan konsolidasi internal serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan secara resmi kepada jajaran pimpinan DPC kabupaten/kota se-Sulsel.
Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi, mengungkapkan bahwa pada Rakorwil kali ini pihaknya menyerahkan SK pengurus kepada 14 DPC yang mencakup jajaran Ketua dan Sekretaris.
”Kegiatan kita malam ini ada dua agenda utama: rapat koordinasi wilayah sekaligus penyerahan SK bagi 14 Ketua DPC beserta sekretarisnya. Kita juga berikan arahan strategis mengenai langkah partai ke depan,” ujar Ilham usai kegiatan.
Penguatan Struktur hingga Ranting dan Persiapan Verifikasi Factual
Dalam arahannya, Ilham menekankan pentingnya memperkokoh struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Hal ini dinilai krusial mengingat tantangan verifikasi faktual partai politik jelang pemilu mendatang.
”Arahan utama tentu memperkokoh struktur hingga tingkat ranting. Di Sulsel, kapasitas kader dari PAC sampai ranting sebenarnya sudah sangat bagus. Namun, kami tegaskan kader yang kurang maksimal harus segera diganti demi kesiapan verifikasi faktual,” tegasnya.
Alasan 8 DPC Belum Diserahkan SK
Menariknya, DPW PPP Sulsel masih menahan penyerahan SK untuk delapan daerah, yakni Makassar, Gowa, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang.
Ilham membeberkan bahwa delapan daerah tersebut memiliki dinamika politik khusus yang berpotensi menjadi kekuatan kejutan (faktor X) bagi PPP di Sulsel.
”Delapan daerah ini kita persiapkan secara khusus karena ada hal-hal menarik di sana. Kami sedang mematangkan kombinasi terbaik antara Ketua dan Sekretaris. Dalam waktu dekat akan segera kita umumkan,” jelasnya.
Fokus Target Daerah dan Bebas Mahar Politik
Mengenai target politik, Ilham menegaskan PPP tidak lagi berfokus pada perebutan posisi pimpinan di tingkat provinsi, melainkan memperkuat basis kemenangan di tingkat kabupaten/kota.
Ia juga menepis isu dinamika perpindahan kader ke partai lain dengan menyebut hal tersebut sebagai fenomena lumrah dalam politik, terutama bagi kader yang telah menjabat sebagai kepala daerah.
”Di PPP, proses penunjukan kepengurusan Muscab berjalan hikmat dan tanpa mahar politik. Kami justru memotivasi para pengurus DPC untuk bekerja keras dan membesarkan partai di daerahnya masing-masing,” pungkas Ilham.
Daftar 14 Pengurus DPC PPP Sulsel yang Resmi Menerima SK:
1. Luwu Timur
Ketua: Budiman, S.E., S.IP.
Sekretaris: Muhammad Hidayat Hasan, S.E.
2.,Jeneponto
Ketua: H. Muh. Iman Taufiq HB, S.E., M.M.
Sekretaris: Haryanto
3. Pangkep
Ketua: Syamsinar
Sekretaris: H. Mustakim
4. Parepare
Ketua: Dr. Ir. A. Muh. Yusuf Harun, S.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng.
Sekretaris: Jamaluddin, S.E.
5. Soppeng
Ketua: Mursalin, S.E.
Sekretaris: Ir. H. Asake
6.,Selayar
Ketua: Putra
Sekretaris: Dr. Andi Mulyadi Radjab, S.E., M.M.
7. Takalar
Ketua: Dr. H. Burhanuddin B., S.E., Ak., M.Si.
Sekretaris: Irwan, S.E., M.Ak., CRP., Mappi
8.,Bantaeng
Ketua: Hj. Jumrah
Sekretaris: Muh. Nasrun Jamal
9. Wajo
Ketua: Sufriadi Arif, S.Pd.I., M.Si.
Sekretaris: Alif Kurniawan, S.Ars.
10. Barru
Ketua: H. Armandsyah Arifuddin, B.Sc.
Sekretaris: Andi Wahyudi Wahab, S.Kom.
11. Bulukumba
Ketua: Vikra Zulfikar Askar
Sekretaris: Muhammad Amiruddin, S.Pd.
12. Luwu Utara
Ketua: Irmawati
Sekretaris: Muhammad Ansori
13. Sidrap
Ketua: H. Pathuddin, S.T., M.Si.
Sekretaris: Nurfadli Suyuti, S.H.
14.