Udara Unhealthy di Makassar, Kelompok Rentan Diminta Batasi Aktivitas Luar Rumah

JELAJAH.CO.ID,Makassar –  Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, mengimbau masyarakat Kota Makassar untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul kondisi kualitas udara yang disebutnya sedang tidak sehat.

Imbauan tersebut disampaikan Cicu saat kegiatan pengawasan di Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan, terutama anak-anak, lanjut usia (lansia), serta warga yang memiliki penyakit pernapasan.

Politisi Partai NasDem itu menjelaskan, pembagian masker kepada masyarakat merupakan salah satu langkah untuk membantu melindungi warga dari paparan udara yang kurang baik. Ia menyebut kondisi udara di Makassar diduga berkaitan dengan asap kebakaran hutan di Kalimantan.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Sulsel Rekomendasikan Sanksi Tegas bagi Pabrik Sawit Tak Patuhi Harga TBS

“Pemerintah hari ini menyarankan kita semua, apabila beraktivitas di luar ruangan, apalagi yang memiliki penyakit pernapasan, sebaiknya menggunakan masker karena udaranya sedang tidak sehat,” ujar Cicu, Rabu 14 Oktober 2026.

Ia juga menyarankan agar masyarakat, khususnya kelompok rentan, membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

“Untuk anak-anak, orang tua atau lansia, dan orang-orang yang memiliki penyakit pernapasan, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di luar rumah secara berlebihan. Kalau tidak ada keperluan penting, anak-anak sebaiknya tetap berada di dalam rumah,” katanya.

Cicu turut menggambarkan kondisi udara pada malam hari yang tampak berkabut. Namun, menurutnya, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena diduga merupakan asap, bukan kabut dingin seperti yang biasa dijumpai di daerah pegunungan.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak di Kawasan SMKN 4

“Kalau malam, kita lihat seperti berkabut sekali. Kita seperti sedang berada di Malino. Padahal, itu bukan kabut dingin, melainkan asap,” tuturnya.

Ia mengingatkan, paparan udara yang buruk dapat berdampak pada kesehatan, termasuk memicu keluhan batuk, flu, maupun gangguan pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi udara saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

Cicu berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah perlindungan diri, termasuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang perlu diwaspadai. Pemantauan kualitas udara dan informasi resmi dari instansi terkait juga penting untuk menjadi acuan masyarakat dalam menentukan aktivitas sehari-hari.

Komentar Anda
Berita Lainnya