Andi Anwar Purnomo Sebut Uji Kelayakan Calon Ketua DPC se-Sulsel Persiapan Pemilu 2029

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan resmi melaksanakan Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) bagi para calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-Sulsel.

​Kegiatan strategis ini berlangsung di Kantor DPW PKB Sulsel, Jalan Prof. Abdurrahman Basalamah, Makassar, pada Rabu 29 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan struktur partai di tingkat daerah dalam menghadapi dinamika politik nasional.

Hadirkan Penguji Internal dari DPP PKB

​Tak tanggung-tanggung, proses seleksi ini dipantau langsung oleh empat tokoh senior dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang bertindak sebagai penguji, yakni: Gus Abduh (Anggota DPR RI Komisi III),Hadriani Irfani (Anggota DPR RI Komisi X), Daniel Johan (Anggota DPR RI Komisi IV), dan Dita Indah Sari

Baca Juga:  Bawaslu Sulsel Gelar Rakor Sentra Gakumdu Terhadap Regulasi Pemilu

Strategi Gaet Pemilih Muda dan Milenial

​Calon Ketua DPC PKB Bulukumba, Andi Anwar Purnomo, mengungkapkan bahwa materi uji pada tahap ini jauh lebih mendalam dan berorientasi pada masa depan partai.

​”Diskusi mencakup target PKB ke depan, tantangan menuju tahun 2029, serta strategi rekrutmen kader, khususnya dari kalangan perempuan, milenial, dan generasi muda,” ujar Aan-sapaan Andi Anwar Purnomo.

​Aan menambahkan, mengingat proyeksi lonjakan pemilih muda pada Pemilu 2029, PKB dituntut untuk lebih adaptif. Pihaknya berkomitmen untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah, yakni RT/RW, guna memastikan mesin partai tetap panas.

Perbedaan UKK Tahap I dan Tahap II

​Ketua Komisi A DPRD Sulsel ini juga menjelaskan perbedaan signifikan antara proses seleksi sebelumnya dengan yang tengah berlangsung:

Baca Juga:  KPU Sulsel Perkenalkan Program "GREBEG" ke Dinas Pendidikan

​UKK Tahap Pertama: Menitikberatkan pada aspek personal, potensi diri, karakter, dan kondisi psikologis melalui asesmen khusus.

​UKK Tahap Kedua: Fokus pada pemaparan visi-misi, kesiapan kandidat, serta pemahaman mendalam terhadap AD/ART dan ideologi partai.

​”Kami ditantang untuk meningkatkan perolehan kursi di daerah masing-masing. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk bekerja maksimal memenuhi target politik partai,” pungkas Aan.

Mengapa Berita Ini Penting?

​Langkah seleksi ketat yang dilakukan PKB Sulsel ini menandakan persiapan dini partai-partai besar dalam mengamankan basis suara di Sulawesi Selatan. Dengan melibatkan penguji dari tingkat pusat, PKB ingin memastikan pemimpin di tingkat cabang memiliki kualitas dan militansi yang searah dengan kebijakan nasional.

Komentar Anda
Berita Lainnya