JELAJAH.CO.ID,Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak seluruh pengurus dan kader Aisyiyah untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Makassar. Khususnya dalam membangun masyarakat, mulai dari lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan hingga pembentukan karakter generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Resepsi Milad ke-109 tahun Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Makassar di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, Sabtu 27 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 1.000 peserta yang berasal dari 25 cabang Aisyiyah se-Kota Makassar, hadir Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan Aisyiyah merupakan salah satu pilar penting dalam proses pembangunan Kota Makassar. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut akan terus diperkuat.
“Kami pastikan Aisyiyah merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan Kota Makassar. Peran sentral ibu-ibu Aisyiyah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun kota ini,” ujarnya.
Menurutnya, peran perempuan, khususnya para ibu, sangat menentukan kualitas keluarga sekaligus menjadi ujung tombak dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Aisyiyah.
Salah satu program yang disampaikan Appi ialah pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Ia mengajak seluruh kader Aisyiyah menjadi pelopor perubahan perilaku masyarakat melalui pembentukan bank sampah unit (BSU) hingga pengolahan sampah organik dan nonorganik dari tingkat keluarga.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini terus mendorong sistem pengelolaan sampah dari hulu agar volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) hanya berupa residu.
“Persoalan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Saya berharap Aisyiyah bisa memiliki BSU sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Selain lingkungan, Appi juga mendorong Aisyiyah semakin aktif mengembangkan sektor ekonomi melalui produk-produk UMKM. Ia menilai organisasi dengan jaringan besar seperti Aisyiyah memiliki potensi besar melahirkan produk unggulan yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.
“Saya ingin produk-produk Aisyiyah tampil dengan identitas yang kuat. Organisasi ini bukan hanya bergerak di bidang sosial dan dakwah, tetapi juga mampu menjadi motor pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Pada sektor pendidikan, Appi menyampaikan komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada sekolah-sekolah swasta, termasuk sekolah Muhammadiyah, untuk menampung peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri dengan pembiayaan melalui APBD.
Langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk pemerataan kualitas pendidikan sekaligus pemberdayaan sekolah swasta agar terus berkembang.
Di akhir sambutannya, Appi mengajak seluruh kader Aisyiyah memperkuat pendidikan karakter dan akhlak anak di tengah tantangan perkembangan teknologi digital.
Ia menggaris bawahi keluarga memiliki peran utama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
“Pembangunan karakter bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua. Kita ingin melahirkan generasi emas Indonesia yang juga menjadi generasi Qurani,” tutup Munafri.
Mengakhiri sambutannya, Appi menyampaikan ucapan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar Aisyiyah serta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus bersinergi dalam menghadirkan program-program yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.