JELAJAH.CO.ID,Parepare – PSM Makassar berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Kamis 22 Oktober 2026. Gol bunuh diri bek Persebaya, Yuran Fernandes, menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Juku Eja tersebut.
Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga turun minum, meski PSM sempat memperoleh peluang matang melalui penyerangnya, Lars Veldwijk.
Memasuki babak kedua, baik PSM maupun Persebaya kembali berupaya membongkar pertahanan lawan. Namun hingga menit ke-55, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Sejumlah alur serangan kandas, sementara umpan silang PSM beberapa kali tidak menemui sasaran.
Persebaya sempat mengancam pada menit ke-59 melalui umpan silang dari sisi kanan pertahanan PSM. Bola berhasil meluncur ke kotak penalti, tetapi penyerang Bajul Ijo gagal menyambut umpan tersebut. Tak lama kemudian, Alex Martins melepaskan sepakan terarah dari sisi kanan yang nyaris menjebol gawang Muh. Ardiansyah, sebelum akhirnya membentur tiang gawang.
PSM mencoba membalas melalui serangan dari sisi sayap. Umpan silang Rizky Eka Pratama mengarah ke depan gawang, tetapi sundulan yang dilepaskan belum sempurna sehingga bola dengan mudah diamankan kiper Persebaya, Reza Arya Pratama.
Memasuki pertengahan babak kedua, Persebaya tampil lebih dominan dalam membangun serangan. Tim tamu beberapa kali berusaha menembus barisan pertahanan PSM, tetapi rapatnya lini belakang Juku Eja serta ketangguhan Ardiansyah di bawah mistar mampu menggagalkan setiap upaya tersebut.
Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Jadi Pembeda
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73. Berawal dari umpan silang Lars Veldwijk ke dalam kotak penalti Persebaya, bek Bajul Ijo, Yuran Fernandes, melakukan kesalahan antisipasi saat menghalau bola. Si kulit bundar justru meluncur masuk ke dalam gawangnya sendiri, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSM Makassar.
Keunggulan ini menjadi momentum penting bagi Juku Eja untuk mempertahankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Sebaliknya, Persebaya langsung meningkatkan intensitas tekanan demi mengejar gol penyeimbang.
Pada menit ke-81, Alex Martins kembali mengancam lewat tandukan tajam. Namun, Muh. Ardiansyah tampil sigap menepis bola. Semenit kemudian, sepakan keras Rivera berhasil diblok oleh bek PSM, Nenad Lalic, yang membuat peluang Persebaya kembali sirna.
Ardiansyah Gagalkan Penalti Persebaya
Drama puncak terjadi menjelang akhir laga ketika Persebaya mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran yang dilakukan Abdul Mannan di area terlarang.
Kesempatan emas ini menjadi peluang terbaik bagi Bajul Ijo untuk menyelamatkan diri dari kekalahan. Namun, eksekusi penalti Alex Martins berhasil digagalkan secara cemerlang oleh Ardiansyah.
Wasit kemudian memutuskan penalti harus diulang karena Ardiansyah dinilai bergerak lebih awal sebelum bola ditendang. Pada kesempatan kedua, Alex Martins kembali mengarahkan bola ke sisi yang sama. Dengan refleks luar biasa, Ardiansyah lagi-lagi berhasil membaca arah bola dan menepisnya.
Penyelamatan ganda tersebut sukses menjaga keunggulan PSM di tengah gempuran tanpa henti dari Persebaya hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor 1-0 tetap bertahan hingga pertandingan usai. Gol bunuh diri Yuran Fernandes serta aksi heroik Ardiansyah menepis dua kali tendangan penalti menjadi kunci kemenangan PSM Makassar, sekaligus memaksa Persebaya pulang tanpa poin dari Parepare.