NEKAT! Komplotan Geng Motor di Maros Tantang Polisi dengan Busur Panah saat Pesta Miras

JELAJAH.CO.ID,Maros  – Tim Gabungan Polres Maros mengambil tindakan tegas terhadap puluhan remaja yang diduga kuat merupakan anggota geng motor yang kerap meresahkan warga. Aksi penangkapan yang berlangsung dramatis ini diwarnai perlawanan nekat dari para pelaku yang berani mengancam nyawa petugas menggunakan senjata tajam jenis busur panah.

Kronologi Perlawanan: Miras dan Provokasi

​Insiden bermula pada Sabtu malam 2 Mei 2026 saat tim gabungan Polsek Mandai dan Satreskrim Polres Maros tengah melakukan patroli rutin guna mengantisipasi balapan liar dan gangguan Kamtibmas.

​Bukannya kooperatif, sekelompok remaja yang kedapatan sedang asyik berpesta minuman keras (miras) justru bereaksi agresif saat hendak dibubarkan. Provokasi antar pelaku memuncak ketika beberapa di antaranya mencabut busur panah dan membidikkannya langsung ke arah petugas di lapangan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Pencuri di Mess CV. Makidah

​”Beberapa di antaranya sudah mengarahkan busur panahnya ke arah petugas. Ada upaya saling memprovokasi untuk menyerang personel kami saat di TKP,”ujar Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, Ahad 3 Mei 2026.

Puluhan Pelaku dan Senjata Tajam Disita

​Berkat kesigapan personel dan bantuan warga sekitar, aksi tersebut berhasil diredam sebelum anak panah sempat dilepaskan. Dalam operasi di dua titik berbeda, polisi mengamankan total 28 orang pelaku.

​Berikut adalah rincian hasil operasi tersebut:

​TKP Pertama: 23 remaja diamankan saat berpesta miras.

​TKP Kedua (Jalan Mamminasata): 5 remaja diringkus dengan barang bukti senjata tajam.

​Barang Bukti: Puluhan anak panah (busur), pelontar, samurai, botol miras, serta belasan unit motor berknalpot brong tanpa dokumen resmi.

Baca Juga:  Propam Polda Sulsel Sebut Satnarkoba Polres Torut Terima Dana Rp 13 Juta dari Bandar Narkoba

Tindakan Tegas dan Warning bagi Orang Tua

​Pihak kepolisian menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi premanisme yang mengancam keselamatan publik. Mengingat mayoritas pelaku masih di bawah umur, polisi akan memproses hukum sembari melibatkan pihak orang tua.

​”Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak, terutama pada jam malam. Jangan biarkan mereka menjadi bagian dari kelompok yang justru merugikan masa depan mereka sendiri,” tegas AKP Ahmad.

​Status Terkini:

Saat ini, puluhan remaja tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Maros. Penyidik tengah mendalami keterkaitan kelompok ini dengan rentetan aksi kriminalitas jalanan yang terjadi di wilayah Kabupaten Maros dan sekitarnya belakangan ini.

Komentar Anda
Berita Lainnya