Kisah Hajrah Adayanti, Tujuh Tahun Bermitra dengan Renu Harapan Islamic School

JELAJAH.CO.ID,Makassar -,Kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan berbasis agama Islam yang ditawarkan oleh Renu Harapan Islamic School terus mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Salah satunya datang dari Hajrah Adayanti (43), salah satu orang tua wali yang telah memercayakan pendidikan anak-anaknya di sekolah tersebut selama tujuh tahun terakhir.

​Hajrah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perkembangan yang dialami oleh buah hatinya selama menempuh pendidikan di Renu Harapan Islamic School. Pengalaman positif ini bahkan telah dimulai sejak anak pertamanya, Siti Zahra Cahyani, yang kini telah lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kemudian bernama Akhtar

​”Alhamdulillah, menurut saya Renu Harapan merupakan salah satu sekolah yang sangat baik. Anak pertama saya merupakan alumni dan sekarang sudah kuliah. Sementara anak kedua saya saat ini berada di tingkat empat dan berusia 9 tahun,” ujar Hajrah saat ditemui di Hotel Claro, Jumat 17 Juli 2026.

Baca Juga:  Bantu Gaji Honorer, Dua Guru Luwu Utara Malah Dipecat hingga Ajukan Grasi ke Prabowo

​Selain aspek akademik, Hajrah memberikan sorotan khusus terhadap program keagamaan, khususnya hafalan Al-Qur’an (Tahfiz). Ia mengaku bangga karena anak keduanya saat ini menunjukkan progres yang luar biasa dalam interaksinya dengan Al-Qur’an.

​”Untuk hafalan Al-Qur’an, Alhamdulillah anak saya sekarang sudah hampir menyelesaikan tiga juz. Insya Allah ke depannya target hafalan ini bisa terus bertambah,” tambahnya.

​Keberhasilan proses belajar-mengajar di Renu Harapan Islamic School, menurut Hajrah, tidak lepas dari dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh jajaran manajemen dan tenaga pendidik. Ia memuji pendekatan para guru yang dinilai sangat memahami kebutuhan perkembangan anak.

​”Untuk para guru, Masya Allah, mereka sangat pengertian, penuh pengorbanan, dan sangat baik dalam mendidik anak-anak. Begitu juga dengan kepala sekolah dan seluruh tenaga pengajar di sini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Warga Kepulauan Makassar Bersiap, Pete-pete Laut Mulai Uji Coba Perdana

​Menatap masa depan, Hajrah berharap Renu Harapan Islamic School dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanannya, termasuk dalam hal penguatan akreditasi lembaga. Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk mempermudah proses fasilitasi peningkatan mutu bagi sekolah-sekolah Islam.

​”Harapan saya, semoga Renu Harapan semakin berkembang, kualitasnya terus meningkat, dan akreditasinya menjadi lebih baik. Semoga ke depannya Renu Harapan Islamic School semakin maju,” pungkasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya