Bursa Sekretaris Golkar Sulsel Memanas: IAS Cari Operator Politik, Bukan Sekadar Loyalis

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Pascapilihnya Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, bursa calon Sekretaris DPD I kini menjadi sorotan utama internal partai. Jabatan sekretaris dinilai bukan sekadar posisi administratif, melainkan penggerak utama mesin organisasi menuju agenda pertarungan politik mendatang.

​Direktur Celebes Research Center (CRC), Saiful Bahrie, menyebutkan bahwa posisi sekretaris partai politik memiliki peran vital setara Chief Operating Officer (COO).

​”Ketua menentukan arah, sekretaris memastikan kapal bergerak. Golkar Sulsel adalah organisasi besar dengan struktur di 24 kabupaten/kota. Karena itu, sekretaris harus mampu menjaga ritme konsolidasi, mengawal keputusan ketua, dan meminimalkan konflik internal,” ujar Saiful, Ahad 23 Agustus 2026.

Enam Nama Masuk Bursa

Baca Juga:  OSO Lantik Pengurus Hanura Sulsel Periode 2025-2030

​Sejumlah figur potensial mencuat dalam bursa calon Sekretaris Golkar Sulsel, antara lain:

​Rahman Pina (RP): Memiliki rekam jejak kuat di sekretariat Golkar Sulsel serta kemampuan komunikasi politik publik yang efektif di era digital.

​Armin Mustamin Toputiri: Dikenal memiliki keunggulan dalam mekanisme internal dan tertib administrasi kelembagaan.

​Patarai Amir: Berpengalaman dalam pengelolaan basis politik daerah dan konsolidasi di tingkat akar rumput.

​Arfandy Idris, Andi Zulkarnaen Latief (Icul), & Sittiara Kinang: Menawarkan kombinasi senioritas, jaringan organisasi, dan representasi gender.

​Operator Politik vs Administrator

​Saiful menekankan bahwa kriteria utama yang dibutuhkan kepemimpinan IAS saat ini adalah sosok operator politik yang responsif dan berkapasitas eksekusi tinggi, bukan sekadar loyalis atau pemegang fungsi administratif semata.

Baca Juga:  Gantikan Andi Hikmad, Hanura Sulsel Tunjuk Sunandar Sebagai Plt Ketua Hanura Lutim

​”Keputusan akhir ada di tangan IAS bersama tim formatur dan DPP Golkar. Memilih sekretaris adalah bentuk pesan politik tentang arah kepemimpinan Golkar Sulsel lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya