Ditahan Arema FC 3-3, Darije Kalezic Soroti Penyelesaian Akhir PSM Makassar

JELAJAH.CO.ID,Parepare – Drama enam gol mewarnai duel sengit PSM Makassar kontra Arema FC pada pekan kedua BRI Super League. Juku Eja nyaris menelan kekalahan sebelum akhirnya memaksa Singo Edan berbagi poin lewat skor 3-3 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Ahad 13 September 2026

PSM tampil agresif sejak awal pertandingan. Permainan Juku Eja terlihat lebih dominan, terutama pada babak pertama, dengan skema baru yang mampu membuat Arema FC berada dalam tekanan.

Namun, dominasi PSM kembali terbentur masalah klasik: penyelesaian akhir.

Sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol. Di sisi lain, Arema FC justru tampil lebih efektif saat mendapatkan kesempatan. Celah dalam transisi bertahan PSM dimanfaatkan dengan baik hingga membuat laga berjalan semakin panas.

Baca Juga:  Suporter Masuk Area Lapangan, Komdis PSSI Denda PSM Makassar Rp 60 Juta

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, tak menampik masih ada pekerjaan besar yang harus segera dibenahi timnya.

“Evaluasinya sangat sederhana, kita harus bisa mencetak gol dari banyaknya peluang yang kita ciptakan. Di babak pertama kita tampil sangat unggul dan menguasai permainan, tetapi Arema justru tampil sangat efektif memanfaatkan peluang,” ujar Darije.

Menurut pelatih asal Bosnia itu, penerapan skema baru membutuhkan proses. PSM masih harus membangun konsistensi sekaligus meningkatkan efektivitas permainan di setiap lini.

Namun, ada satu hal yang membuat Darije tetap puas: mentalitas pemain.

Juku Eja tidak menyerah meski pertandingan berjalan dalam situasi sulit. Bahkan, PSM mampu mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir dan menyelamatkan satu poin di kandang.

Baca Juga:  Munafri Arifuddin Semarakkan RunWithSMADA Makassar

“Musim lalu kita sering kehilangan poin di menit-menit akhir. Hari ini sebaliknya, kita justru mampu bangkit dan mencetak gol penyeimbang di menit akhir. Ini menunjukkan fighting spirit dan karakter kekeluargaan tim yang sangat bagus,” tegasnya.

Darije juga mengungkapkan sejumlah pemain anyar PSM, termasuk beberapa legiun asing, belum bisa dimainkan karena proses administrasi dan perizinan dari kementerian terkait masih berjalan.

Kapten PSM, Rasyid Bakri, menilai satu poin dari laga tersebut tetap layak disyukuri setelah tim menunjukkan karakter untuk bangkit.

“Tentu hasil ini patut kita syukuri karena tim mampu bangkit di situasi sulit. Terima kasih untuk seluruh suporter yang terus mendukung kami. Kami akan bekerja lebih keras lagi di latihan untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya demi meraih hasil maksimal,” ungkap Rasyid.

Baca Juga:  Laga Kandang, PSM Makassar Kalah Lawan Persebaya Surabaya 0-1

Skor 3-3 menjadi penutup duel penuh drama tersebut. PSM gagal meraih kemenangan, tetapi berhasil menghindari kekalahan di hadapan publik sendiri.

Kini, pekerjaan rumah Juku Eja semakin jelas: mempertajam penyelesaian akhir, memperbaiki transisi bertahan, sekaligus menjaga mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan saat menghadapi Arema FC.

Komentar Anda
Berita Lainnya