Golkar Sulsel Perpanjang SK Pengurus 24 DPD II hingga Musda, Target Rampung Desember 2026

JELAJAH.CO.ID,Makassar — DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan memastikan seluruh kepengurusan DPD II Golkar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel diperpanjang masa jabatannya. Perpanjangan SK kepengurusan ini berlaku hingga pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di masing-masing wilayah.

​Politisi Golkar Sulsel, Kadir Halid, menjelaskan bahwa skema perpanjangan kepengurusan ini merupakan keputusan resmi partai, kecuali untuk daerah yang mengalami kondisi khusus sehingga harus dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).

​”Selama tidak ada hal-hal tertentu, maka seluruh kepengurusan ini diperpanjang sampai dengan pelaksanaan Musda. Nanti Musda itu diatur oleh DPW I (DPD I), dikasih jadwal masing-masing DPD II. Targetnya itu rampung sebelum Desember,” ujar Kadir Halid pada Senin malam 28 September 2026.

Baca Juga:  DKPP Beri Sanksi Pemecatan Ketua dan Dua Anggota KPU Palopo

​Kadir menambahkan, usai agenda pelantikan pengurus provinsi, tim akan bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi untuk menyukseskan gelaran Musda di daerah. Jadwal pelaksanaan Musda untuk 24 kabupaten/kota diproyeksikan berlangsung secara bertahap sepanjang November hingga Desember.

​Pengecualian untuk Maros dan Bone

​Meski perpanjangan SK berlaku secara menyeluruh—termasuk untuk DPD II Golkar Makassar dan Parepare—daerah Maros dan Bone harus dipimpin oleh Plt karena ketua definitifnya mengundurkan diri.

​”Maros dan Bone diisi Plt karena ketuanya mundur. Ketua Maros mengundurkan diri, sementara Ketua Bone terpilih masuk dalam unsur pengawas BUMN, sehingga secara aturan tidak boleh menjabat dan wajib mundur,” terang Kadir.

​Aliyah Mustika Ilham Resmi Jadi Kader Golkar

Baca Juga:  DPRD Sulsel Soroti Aset DLHK: 50 Bidang Tanah Belum Sertifikat dan Marak Dikuasai Pihak Luar

​Dalam kesempatan tersebut, Kadir Halid juga mengonfirmasi status politik mantan anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham. Kadir menegaskan bahwa Aliyah saat ini telah resmi bergabung dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

​”Sudah kader (Golkar). Sudah masuk pengurus,” tegas Kadir menjawab status Aliyah.

Komentar Anda
Berita Lainnya