Ratusan Pembalap Ikuti Sulawesi Cup Race di Sidrap

JELAJAH.CO.ID,Sidrap – Gelaran Sulawesi Cup Race di Sirkuit Puncak RMS Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tidak hanya menjadi ajang balap motor bergengsi, tetapi juga membawa dampak langsung bagi pergerakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.

Ajang yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menghadirkan ratusan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran ribuan penonton, tim, serta pendukung balap turut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi sirkuit.

Syaharuddin Alrif menuturkan penyelenggaraan event otomotif berskala regional ini sengaja diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, event besar harus menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga:  SEA Competition 2025 di Bosowa School, Hadirkan Empat Cabang Lomba dan Gaet 50 Sekolah se-Sulsel

“Setiap ada kegiatan seperti ini, UMKM bergerak. Penjualan meningkat dan perputaran uang di masyarakat ikut naik,” ujarnya, saat membuka Sulawesi Cup Race, Sabtu malam, 17 Januari 2026.

Ia menjelaskan jika setiap tim rata-rata membawa 10 orang personel, maka diperkirakan sekitar 4.000 orang akan datang ke Sidrap. Apabila setiap orang membelanjakan uangnya sekitar Rp1 juta per hari, maka perputaran uang di Sidrap bisa mencapai kurang lebih Rp4 miliar per hari.

“Dengan pelaksanaan selama tiga hari, total perputaran uang selama kegiatan berlangsung diperkirakan mencapai sekitar Rp12 miliar,” tuturnya.

Selaku ketua harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel, saat ini pihaknya telah melakukan pembenahan Sirkuit Puncak Mario secara bertahap agar layak menjadi tuan rumah berbagai event. Penataan lintasan, penerangan, hingga kawasan sirkuit dilakukan tidak hanya untuk kepentingan olahraga, tetapi juga untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi warga.

Baca Juga:  Tahun 2025, Angka Kemiskinan di Sidrap Terendah Hanya 4,91 Persen

“Sulawesi Cup Race menjadi momentum berkumpulnya ribuan orang di Sidrap. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjajakan berbagai produk, mulai dari kuliner hingga kebutuhan penonton dan peserta balap” imbuhnya.

Dirinya komitmen untuk terus menjadikan Sirkuit Puncak Mario sebagai pusat kegiatan otomotif yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.

“Ke depan, pemerintah daerah akan melanjutkan pembenahan fasilitas penunjang seperti tribun penonton, paddock, dan area parkir agar daya tampung pengunjung semakin besar dan peluang UMKM semakin luas,” jelasnya.

Penyelenggaraan Sulawesi Cup Race diharapkan menjadi contoh bahwa event olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi rakyat dan memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah pendukung utama kegiatan otomotif di Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Exit Meeting BPK, Sidrap Teguhkan Komitmen Tata Kelola Keuangan

“Kami ingin setiap event yang digelar di Sidrap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tegasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya