Jelang Muscab IX, Pengurus PAC PPP se-Kota Makassar Teriakkan “Oppoki” di Pertemuan OC

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan antara Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Muscab IX PPP Kota Makassar dengan para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Makassar, Rabu sore 22 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Green Cafe 22, Jalan Andi Tonro tersebut, diwarnai dengan teriakan “Oppoki” yang menggema di akhir acara.

​Ketua OC Muscab IX, Gerhanita Syam, atau yang akrab disapa Bunda Hany, memimpin langsung pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan 12 dari 15 PAC PPP se-Kota Makassar tersebut. Agenda utama pertemuan ini adalah laporan awal mengenai jadwal serta rencana kepesertaan Muscab.

​”Harapan kita, Muscab IX ini bisa berjalan mulus tanpa riak-riak yang berlebihan. Kita harus tetap menjaga kekompakan sesuai amanat Ketua DPW PPP Sulsel,” ujar Bunda Hany di hadapan para pengurus PAC.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan dan Viva Yoga Muladi Akan Hadiri Muswil PAN Sulsel 4 Mei

Aspirasi dan Gaung Muscab

​Dalam sesi diskusi, sejumlah ketua PAC memberikan masukan agar Muscab tahun ini dibuat lebih semarak. Umar Dg. Situju, Plt Ketua PAC Tallo, menekankan bahwa Muscab merupakan hajat besar lima tahunan yang harus dirayakan dengan meriah.

​Senada dengan itu, Ketua PAC Tamalanrea, H. Kahar, berharap para kandidat yang ingin bertarung tidak perlu ragu untuk memunculkan diri. “Jangan malu-malu kucing. Kandidat harus tampil agar dikenali oleh para pemilih (voter). Istilahnya, tak kenal maka tak sayang,” tegasnya.

​Sementara itu, Sekretaris PAC Manggala, M. Darwis, mengusulkan agar pertemuan-pertemuan seperti ini sudah mulai menyentuh pembahasan mengenai format tim formatur untuk Muscab mendatang.

Baca Juga:  Dipilih Melalui Tim Formatur, Akbar Yusuf: Siap Maju Kembali Pimpin PPP Makassar

Mekanisme Baru dan Penghormatan Terhadap Kader

​Menutup rangkaian pernyataan, tokoh senior PPP dari PAC Bontoala, Didong, memberikan catatan penting mengenai dinamika organisasi. Ia mengingatkan bahwa Muscab IX kali ini memiliki tantangan berbeda dengan terbitnya Peraturan Organisasi (PO) terbaru dari DPP PPP.

​”Ada kondisi di mana hasil Muscab bisa ‘diintervensi’ oleh DPP sekiranya dianggap perlu. Oleh karena itu, kita butuh pelaksanaan yang soft landing, baik dari aspek aspiratif maupun akseptabilitas,” jelas Didong.

​Ia juga mengajak seluruh ketua PAC, khususnya jajaran OC, untuk tetap menjalin komunikasi dan menemui Ketua DPC PPP Makassar saat ini, Akbar Yusuf. Menurutnya, prestasi Akbar Yusuf yang berhasil mengamankan 5 kursi (fraksi utuh) di DPRD Kota Makassar merupakan jasa besar yang harus diapresiasi.

Baca Juga:  RMS: Kerja Konsisten dan Soliditas Tim Kunci Memenangkan Pemilu

Sinyal Dukungan “Oppoki”

​Acara yang berlangsung hingga menjelang petang tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Di tengah suasana kebersamaan tersebut, salah satu pengurus PAC meneriakkan kata “OPPOKIII!”—istilah lokal yang berarti “sekali lagi” atau “lanjutkan”—yang kemudian disambut serentak oleh peserta lainnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya