FPPI Kota Makassar Siap Berkolaborasi Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Stunting

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menangani berbagai isu sosial, mulai dari pemberdayaan perempuan hingga masalah kesehatan anak. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Ketua FPPI Kota Makassar, Dwiana Pamuji Astutik menyampaikan bahwa pihaknya akan segera merealisasikan sejumlah program strategis melalui kolaborasi lintas sektor. Beberapa instansi yang akan digandeng antara lain Dinas Kesehatan (Dinkes), PMI, Baznas, hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Program Sosial dan Kesehatan

Dalam waktu dekat, FPPI telah merancang agenda aksi kemanusiaan yang menyasar langsung kebutuhan warga:

Baca Juga:  Pemkot Makassar dan Google Jajaki Kerjasama Masuki Era Digital KSRG

Sunat Massal: Dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan depan sebagai bentuk kerja sama dengan pemerintah dan lembaga zakat.

Donor Darah Rutin: Berkolaborasi dengan PMI untuk menyelenggarakan aksi donor darah setiap bulan.

Penanganan Stunting: Menjadi salah satu prioritas utama untuk mendukung program kesehatan nasional.

Fokus Perlindungan Perempuan dan Anak

Selain fokus pada kesehatan, FPPI Kota Makassar menaruh perhatian serius terhadap tingginya angka kekerasan pada perempuan. Organisasi ini berkomitmen untuk hadir sebagai jembatan sekaligus pemberi solusi bagi para penyintas kekerasan.

“FPPI Kota Makassar ingin memberdayakan perempuan-perempuan yang ada dan memberikan solusi terhadap segala permasalahan perempuan dan anak di Kota Makassar,” ujar Dwiana kepada wartawan seusai dilantik pada Kamis, 14 Mei 2026.

Baca Juga:  LantiK 263 Pejabat Eselon IV, Munafri Ajak Lurah hingga Kasubag Baru Turunkan Angka Stunting, TBC dan Pengangguran

Ia menambahkan bahwa kolaborasi erat dengan Dinas DP3A akan terus ditingkatkan untuk memberantas kasus kekerasan secara tuntas.

Dengan visi memberdayakan dan melindungi, FPPI berharap kehadirannya mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ketahanan keluarga dan perlindungan hak-hak perempuan di Kota Makassar.

Diketahui, Dwiana bersama Aisyah baru saja dilantik sebagai Ketua dan Sekretaris DPC FPPI Makassar periode 2026-2031dengan 30 pengurus lainnya. Mereka dilantik oleh Ketua DPD FPPI Sulawesi Selatan Andi Nurhidayati di Kantor Balaikota Makassar.

Turut hadir pula diantaranya Sekretaris FPPI Sulawesi Selatan,Asmarani H.Cawidu,
Kadis P3A Makassar drg Ita Istiana Anwar, Kadis Kebudayaan Makassar Andi Patiware, KNPI Sulsel, IWAPI Sulsel, Dinas Pemuda dan Olahraga Makassar, dan Dinas Pariwisata.

Komentar Anda
Berita Lainnya