Sidak Proyek Jalan Pinrang–Rappang, Komisi D DPRD Sulsel Temukan Indikasi Ketidaksesuaian Spesifikasi

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Rombongan Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke proyek pengerjaan ruas jalan Pinrang–Batas Rappang sepanjang 11,18 kilometer guna melakukan pemeriksaan langsung terhadap progres dan kualitas pekerjaan jalan paket 3.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengatakan hingga saat ini progres pengerjaan telah mencapai sekitar 90 persen dan menyisakan pekerjaan pengecatan batas pinggir jalan.

Menurutnya, proyek jalan tersebut menggunakan ketebalan aspal 10 sentimeter yang terdiri dari tiga lapisan, dengan lapisan pertama setebal 6 sentimeter dan lapisan kedua 4 sentimeter.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi D menemukan adanya indikasi pekerjaan yang dinilai belum sesuai spesifikasi, ditandai dengan munculnya kerikil di permukaan aspal.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Menuju Zero Waste 2029 di ASCC Yokohama, Jepang

“Hasil kunjungan bersama Komisi D, ada pengerjaan yang speknya kurang. Kenapa kami bilang kurang, karena di atas permukaan aspal muncul kerikil,” ujar Kadir Halid saat dikonfirmasi, Senin 8 Juni 2026.

Ia menegaskan, temuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui rapat kerja bersama pihak kontraktor guna memastikan kualitas pekerjaan jalan tetap sesuai standar.

“Ini akan kami tindak lanjuti kembali pada rapat kerja bersama kontraktor karena pekerjaan jalan ini perlu pengawasan ketat,” katanya.

Komisi D berharap kualitas jalan yang dikerjakan dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Namun berdasarkan hasil peninjauan lapangan, pihaknya menilai perlu dilakukan evaluasi lebih mendalam terhadap mutu pekerjaan.

“Kita harapkan kualitas jalan ini bisa bertahan minimal dua tahun. Tapi kalau dilihat dari kualitas saat ini, hal itu belum memungkinkan, sehingga kami akan menelaah lebih lanjut hasil kunjungan kerja hari ini,” tutupnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya