4 Ketua DPC Hanura di Sulsel Resmi Terpilih Melalui Muscab Bersama, Ini Daftarnya

JELAJAH.CO.ID, Makassar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Selatan sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama untuk empat kabupaten di Grand Maleo Hotel, Makassar, Senin 15 Juni 2026.

​Muscab Bersama ini resmi menetapkan nakhoda baru untuk DPC Partai Hanura Kabupaten Enrekang, Luwu, Gowa, dan Kepulauan Selayar untuk periode 2025–2030.

​Pelaksanaan Muscab Bersama ini bergerak atas dasar Surat Persetujuan DPP Partai Hanura Nomor A/164/DPP-Hanura/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026, yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum OKK, Dr. H. Ahmad Muqowam, dan Sekretaris Jenderal, Benny Ramdhani.

​Ketua DPD Hanura Sulsel, Mayjen TNI (Purn.) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, menegaskan bahwa proses rekrutmen dan verifikasi figur pemimpin di tingkat cabang dilakukan secara ketat guna memastikan gerbong partai diisi oleh kader-kader petarung.

Baca Juga:  Musda Hanura Sulsel, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki Calon Tunggal?

Daftar Ketua DPC Partai Hanura Terpilih Periode 2025–2030:

​Berdasarkan keputusan pimpinan sidang yang diketuai oleh Dr. H. Abdul Hanan Anda bersama Sekretaris Musdar Sudarsono, berikut adalah empat Ketua DPC terpilih:

​Kabupaten Luwu: Listan

​Kabupaten Enrekang: Ali Suryaji Kartono

​Kabupaten Gowa: Ultra Latif, S.E.

​Kabupaten Kepulauan Selayar: Andi Ako

​Setelah terpilih, masing-masing ketua diberikan kewenangan penuh untuk menunjuk tim formatur yang terdiri dari unsur DPD (1 orang), pengurus DPC demisioner (1 orang), dan unsur PAC (2 orang). Tim ini bertugas menyusun komposisi kepengurusan definitif selambat-lambatnya 15 hari kerja sejak keputusan ditetapkan.

Sisa 6 Daerah Masih Proses Verifikasi

​Andi Muhammad menjelaskan bahwa selain empat daerah yang menggelar Muscab hari ini, masih ada enam daerah lain di Sulsel yang tengah dalam proses perampungan rekrutmen. Daerah tersebut meliputi Soppeng, Sidrap, Sinjai, Jeneponto, Toraja Utara, dan Bantaeng.

Baca Juga:  Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki Disebut-sebut Berpeluang Pimpin Hanura Sulsel

​Mantan Pangdam XIV/Hasanuddin ini mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru dan memilih turun langsung ke bawah untuk memverifikasi rekam jejak para calon.

​”Kita tentunya perlu calon-calon ketua yang mau betul-betul bermental pejuang. Artinya berani berkorban; korban waktu, pikiran, dan tenaga. Mengurus partai ini tidak gampang. Jadi bukan hanya sekadar mau dan semangat saja,” tegas Andi Muhammad.

​Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya totalitas finansial dan emosional dalam membesarkan partai di daerah.

​”Harus orang yang mau peduli dan berkorban. Tidak akan bisa maju kalau tidak mau mengorbankan waktu, pikiran, tenaga, bahkan kalau perlu dompetnya juga harus siap berkorban. Nggak ada partai bisa maju kalau tidak seperti itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jabatan RPG, Iqbal,Arifin Hingga Danny Pomanto Susunan Pengurus PDIP Sulsel Periode 2025-2030

Target Satu Kursi Per Dapil

​Menghadapi momentum politik ke depan, Panglima Ta’—sapaan akrab Andi Muhammad—menegaskan target realistis namun optimis yang diusung oleh Hanura Sulsel. Walau DPP meminta hasil sebanyak-banyaknya, ia memasang target berbasis zonasi.

​”Cita-cita harus setinggi mungkin. Dengan ikhtiar, usaha, dan doa, saya mengupayakan agar setiap daerah pemilihan (dapil) bisa mendudukkan satu kader terpilih, baik itu untuk tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI,” pungkasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya