Cari 20 Korban KM Nurul Salsa, Tim SAR Perluas Area hingga 1.305 Nautical Mile

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, telah memasuki hari kelima pada Ahad 19 Juli 2026. Tim SAR Gabungan kini memperluas area penyisiran hingga mencapai 1.305 nautical mile persegi (nm^2).

​Langkah taktis ini diambil guna memaksimalkan pencarian terhadap 20 orang korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Pembagian Sektor Berdasarkan SARMAP

​Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa penentuan area pencarian baru ini merujuk pada Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP). Wilayah operasi kini dibagi menjadi empat sektor utama, dengan masing-masing sektor mencakup luas 337,5 nm^2.

Baca Juga:  Wali Kota Appi Angkat Bicara soal Delegasi Makassar Gagal di Paskibraka 2026, Minta Seleksi Transparan

​Untuk menembus area yang luas tersebut, kekuatan armada laut dipertebal dengan melibatkan sejumlah kapal perang dan kapal penyelamat utama.

​”Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor. Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar serta KRI Hiu 634 dari Palu,” ujar Andi Sultan, Minggu (19/7/2026).

​Penambahan unsur KRI dari TNI Angkatan Laut ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyisiran di tengah luasnya area operasi.

Evakuasi 5 Korban Selamat ke Selayar

​Di sisi lain, perkembangan positif dilaporkan terkait penanganan korban selamat. KN SAR Kamajaya saat ini sedang bertolak menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mengevakuasi lima orang korban selamat yang berhasil ditemukan pada Sabtu (18/7).

Baca Juga:  Nekat Melompat ke Kanal Pampang Makassar Usai Pesta Miras, Seorang Buruh Bangunan Hilang Terseret Arus

​”Lima korban selamat ini dibawa untuk diserahkan kepada pihak rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Setelah proses evakuasi selesai, KN SAR Kamajaya akan langsung kembali bergabung dalam misi pencarian,” tegas Sultan.

Data Terbaru Manifestasi KM Nurul Salsa

​Berdasarkan data mutakhir dari posko gabungan, total manifes KM Nurul Salsa mencatat ada 78 orang di atas kapal saat insiden terjadi. Berikut rincian perkembangan hasil operasi SAR:

Status KorbanJumlah

Selamat57 Orang

Meninggal Dunia1 Orang

Dalam Pencarian (Hilang)20 Orang

Total Manifes78 Orang

Hadapi Kendala Gelombang Tinggi

​Operasi kemanusiaan skala besar ini melibatkan ratusan personel lintas instansi, mulai dari Kantor Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, Basarnas Kendari, Basarnas Maumere, TNI AL, TNI AU, Polair, BPBD Kepulauan Selayar, hingga bantuan dari kapal-kapal nelayan setempat.

Baca Juga:  Keluarga Curiga Wanita Muda yang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Diduga Dibunuh

​Kendati perkuatan armada telah maksimal, tim di lapangan harus berhadapan dengan cuaca ekstrem. Andi Sultan mengimbau seluruh personel untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan (safety first).

​”Kondisi perairan Selayar saat ini masih dipengaruhi gelombang tinggi yang berkisar antara 2 hingga 3 meter. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi proses penyisiran,” pungkasnya.

​Operasi SAR dipastikan akan terus bergulir dengan evaluasi harian secara berkala guna menyesuaikan dinamika pergerakan arus laut dan cuaca di lapangan.

Komentar Anda
Berita Lainnya