Dinsos Makassar Gerak Cepat Tangani Kakek Ahmad Saleh, Lansia Terlantar yang Viral di Medsos

JELAJAH.CO.ID,Makassar –  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang lanjut usia (lansia) terlantar yang sempat viral di media sosial.

Lansia tersebut diketahui bernama Ahmad Saleh (78) yang hidup sebatang kara di Jalan Bonto Ramba Lorong 1A, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Muhammad Zuhur Daeng Ranca, mengatakan kemarin Sabtu (18/7), pihaknya langsung menerjunkan pekerja sosial Bidang Rehabilitasi Sosial wilayah Dapil V.

Tujunaya untuk melakukan asesmen lapangan setelah menerima informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Tim pekerja sosial kami langsung melakukan asesmen untuk memastikan kondisi lansia tersebut sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang diperlukan,” ujar Zuhur, Ahad 19 Juli 2026.

Dari hasil asesmen, Ahmad Saleh masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lansia terlantar.

Baca Juga:  Tahun 2025, Zulfikar Limolang: Bangun Sinergi Program Ketahanan Pangan

Zuhur meuturkan, tercatat kakek lansia itu berada pada kategori desil 0, yang menunjukkan kondisi kesejahteraan paling rendah.

“Serta belum pernah menerima bantuan sosial pemerintah dan belum memiliki jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” tuturnya.

Selama kurang lebih 20 tahun, Ahmad Saleh diketahui menumpang tinggal di atas lahan milik Johan Daeng Bella di Jalan Bonto Ramba Lorong 1A.

Menurut pemilik lahan, ia memperbolehkan Ahmad tinggal di lokasi tersebut karena merasa iba melihat kondisinya yang hidup seorang diri tanpa keluarga.

Sebelum menetap di lokasi tersebut, Ahmad Saleh disebut pernah tinggal di sekitar kawasan Sekolah Pertiwi. Namun, ia kemudian meninggalkan lokasi tersebut setelah tidak lagi diperbolehkan tinggal di sana.

“Pemilik lahan juga mengaku telah beberapa kali berupaya mencari keberadaan keluarga Ahmad Saleh. Namun hingga kini, tidak ada keluarga yang berhasil ditemukan maupun dihubungi,” jelas Zuhur menceritakan kronologis di lapangan.

Baca Juga:  Tumpukan Sampah Selesai Dibersihkan, Camat Tamalate Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ahmad Saleh bekerja sebagai tukang parkir di sekitar Sekolah Pertiwi mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WITA.

Dari pekerjaan tersebut, ia hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per hari, yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam proses asesmen, pekerja sosial juga memperoleh informasi dari pemilik lahan bahwa Ahmad Saleh beberapa kali menerima bantuan dari warga sekitar berupa beras, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya.

Namun, menurut keterangan tersebut, sebagian bantuan itu pernah dijual kembali oleh Ahmad, dan uangnya diduga digunakan untuk membeli minuman keras.

Meski demikian, Zuhur menegaskan Dinas Sosial Kota Makassar tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam penanganan kasus tersebut.

“Langkah awal yang kami lakukan yakni berkoordinasi dengan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) untuk mengurus kepesertaan BPJS KIS agar Ahmad Saleh mendapatkan akses layanan kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Sempat Terbakar, Enam Fraksi DPRD Sulsel Serahkan Ulang Dokumen Hak Angket Reklamasi CPI

Selain itu, Dinas Sosial juga akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk ketua RT dan RW, guna memastikan kondisi serta keberlanjutan pendampingan terhadap Ahmad Saleh.

Sebagai solusi jangka panjang, Dinas Sosial menyusun rencana intervensi lanjutan dengan mempertimbangkan rujukan Ahmad Saleh ke panti sosial lanjut usia atau Sentra Wirajaya.

“Hal ini, agar mendapatkan perawatan dan pendampingan yang lebih layak sesuai kebutuhannya,” imbuh Zuhur.

Sementara itu, kisah Ahmad Saleh yang viral di media sosial turut mengundang simpati masyarakat. Sejumlah warga dan komunitas disebut telah datang langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan.

Pemerintah Kelurahan Pa’baeng-baeng juga telah memberikan perhatian dan bantuan kepada lansia tersebut.

Komentar Anda
Berita Lainnya