Munafri Dorong LSM GMBI Ambil Peran Selesaikan Persoalan Sosial di Tingkat Wilayah

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Makassar untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret bersama Pemerintah Kota Makassar dalam menangani berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Sinergi tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran LSM GMBI Kota Makassar yang dipimpin Ketua GMBI Kota Makassar, Walinono Haddade di Balaikota Makassar, Jumat 21 Agustus 2026.

Munafri yang akrab disapa Appi menjelaskan keberadaan pengurus GMBI dapat menjadi kekuatan penting bagi pemerintah dalam mendeteksi dan menjawab berbagai persoalan sosial.

“Harapan kita dengan kelompok-kelompok masyarakat yang ada di LSM adalah membangun kolaborasi, memastikan bahwa pergerakan-pergerakan ini adalah untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Munafri dalam diskusi ringan tersebut adalah fenomena kenakalan remaja yang kerap berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama dengan Transjakarta untuk Bangun Bus Terintegrasi

Munafri menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya melalui pendekatan penegakan hukum. Menurutnya, perlu ada proses pembinaan dan pendampingan agar anak-anak yang terlibat dalam perilaku negatif tidak kembali mengulangi perbuatannya.

Ia mencontohkan sejumlah kasus remaja yang terlibat aksi kekerasan maupun membawa senjata tajam seperti busur. Setelah diamankan sesaat oleh aparat kepolisian, kata Munafri, mereka tidak boleh langsung kembali ke lingkungan yang berpotensi membuat perilaku tersebut kembali terulang.

Menurut Munafri, pembinaan penting dilakukan karena sebagian anak dan remaja terkadang belum menyadari bahwa tindakan yang mereka lakukan dapat membahayakan orang lain.

“Kadang mereka selalu melakukan pembenaran terhadap dirinya. Padahal harus disampaikan bahwa apa yang mereka lakukan itu salah, karena bukan hanya dirinya sendiri yang terdampak, tetapi orang lain juga bisa menjadi korban,” jelasnya

Karena itu, lanjutnya, Pemkot Makassar akan mendorong keterlibatan berbagai unsur, termasuk organisasi masyarakat dan LSM yang memiliki jaringan hingga ke tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Gedung Paripurna DPRD Sulsel Akan Dirobohkan

Munafri berharap jaringan organisasi yang dekat dengan masyarakat dapat membantu pemerintah melakukan pencegahan sejak dini. Serta menjadi corong sosialisasi terhadap berbagai program program pemberdayaan yang berkembang di wilayah.

“Di sinilah nanti proses pelibatannya teman-teman yang ada di wilayah, yang punya organisasi sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan, membantu kita sama-sama menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.

Ia menyebut pemerintah memiliki sejumlah fasilitas bagi anak putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan melalui program paket kesetaraan.

Selain itu, tersedia pula ruang pelatihan keterampilan, kursus hingga program beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Menurutnya, akses terhadap pendidikan, keterampilan dan kegiatan produktif menjadi bagian penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terjerumus dalam aktivitas negatif.

“Pemerintah punya program pemberdayaan. Anak-anak yang putus sekolah bisa melanjutkan melalui paket kesetaraan. Ada juga ruang kursus, pelatihan keterampilan dan beasiswa lokal. Inilah yang harus sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Delegasi Australia Jelajahi Inovasi Makassar Creative Hub

Munafri berharap audiensi tersebut menjadi awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara Pemkot Makassar dan LSM GMBI, khususnya dalam penanganan persoalan sosial berbasis masyarakat.

Sementara itu, Ketua LSM GMBI Kota Makassar, Walinono Haddade, menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut. Ia mengatakan GMBI siap mendukung program-program Pemerintah Kota Makassar, terutama yang berkaitan dengan persoalan sosial

Melalui kemitraan tersebut, Walinono berharap GMBI dapat mengambil peran sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat sosialisasi, pendampingan masyarakat hingga mendorong partisipasi warga di tingkat akar rumput.

“Kami berharap ke depan GMBI bisa bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman dan kondusif,” pungkasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya