Gerindra Sulsel Gembleng 115 Anggota DPRD: Pertajam Pengawasan Keuangan Daerah hingga Wanti-wanti Kader Jangan “Jumawa”

JELAJAH.CO.ID,Makassar -, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota DPRD se-Sulsel di Hotel Arthama Makassar, 1–3 September 2026. Agenda strategis ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas legislator dalam pengelolaan keuangan, aset daerah, hingga tata kelola media sosial.

​Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin, pada Rabu (2/9/2026). Turut hadir jajaran pengurus teras DPD, di antaranya Bendahara Edward Wijaya Horas, Ketua Harian Rusdin Tabi, serta Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud.

​Sebanyak 115 dari total 116 anggota DPRD Fraksi Gerindra se-Sulsel hadir dalam bimtek tersebut.

​Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa bimtek ini dirancang khusus untuk mempertajam fungsi pengawasan para legislator di daerah masing-masing, terutama menyangkut transparansi anggaran.

Baca Juga:  Musda DPD PAN di Sulsel Digelar Desember

​”Bimtek ini kita lakukan khusus untuk pendalaman materi kepada anggota DPR kami, baik terkait pengelolaan media sosial maupun pengelolaan keuangan dan aset daerah. Kita ingin mempertajam tugas-tugas pengawasan mereka,” ujar pria yang akrab disapa DM ini, Rabu 2 September 2026.

​Selain pendalaman materi, DM mengingatkan bahwa kader Gerindra terikat oleh aturan kedisiplinan partai yang ketat—sebuah standar moral dan etika yang melengkapi aturan formal lembaga legislatif.

Servis Masyarakat di Tengah Efisiensi Anggaran

​Di hadapan para legislator, Wakil Bupati Gowa ini juga menyoroti tantangan kondisi keuangan daerah yang saat ini sedang menghadapi efisiensi anggaran. Kondisi tersebut dinilai turut berdampak pada operasional kerja kedewanan.

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Berganti, Irjen Pol Yudhiawan Pamit ke Ketua DPRD Sulsel

​Meski demikian, ia menginstruksikan seluruh kader untuk tidak menjadikan efisiensi anggaran sebagai alasan menyurutkan pelayanan kepada konstituen.

​”Tentu kondisi keuangan daerah berdampak ke DPR. Tapi saya mengingatkan untuk terus tangguh dan menjaga integritas, tanpa mengurangi daya juang serta pelayanan kepada masyarakat yang diwakili,” tegasnya.

Peringatan Kader yang Ingin “Naik Kelas”

​Menatap agenda politik mendatang, Darmawangsyah secara khusus mewanti-wanti para anggota legislatif, terutama mereka yang berencana meningkatkan taraf karier politik atau “naik kelas”.

​Ia menekankan agar kader tidak jemawa atau terlena dengan posisi Gerindra yang saat ini memegang pimpinan tertinggi pemerintahan di tingkat nasional.

​”Jangan mentang-mentang kita sudah menang di eksekutif, kita punya presiden, lalu berpikir ini sudah selesai. Tidak. Justru semakin besar posisi Gerindra, semakin besar tanggung jawab kita untuk membuktikan kerja nyata dan meyakinkan masyarakat bahwa mereka tidak salah pilih,” pungkasnya.

Komentar Anda
Berita Lainnya