JELAJAH.CO.ID,Makassar — Pasca-penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPC PPP Kota Makassar di Kantor Sekretariat DPW PPP Sulsel, Rabu 30 September 2026, jajaran pengurus baru bergerak cepat menyiapkan agenda strategis partai.
Ketua DPC PPP Makassar, Salman Alfariz Karsa, menegaskan agenda utama jajarannya adalah melakukan penyegaran dan penataan struktur di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga Ranting. Langkah ini dipandang krusial guna memperkuat fondasi partai menatap Pemilu 2029 mendatang.
”Tentu pertama kita mau melakukan penyegaran di masing-masing tingkatan, baik itu di tingkat PAC maupun Ranting. Nanti kita akan lihat kembali setelah rapat bersama pengurus harian. Kalau ada PAC yang perlu dipertahankan akan kita pertahankan, kalau perlu penyegaran kita lakukan,” ujar Salman.
Ia menambahkan, proses Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ditargetkan rampung dalam waktu dekat, sekitar Oktober hingga November. Menurutnya, pembenahan di tingkat bawah membutuhkan kehati-hatian karena PAC dan Ranting merupakan garda terdepan partai dalam menghimpun suara di Kota Makassar.
Mengenai perubahan komposisi sekretaris DPC dari Irwan ke Aziz Namu, Salman menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan ranah penuh tim formatur Muscab.
”Itu berdasarkan hasil rapat formatur. Karena saya bukan bagian dari formatur saat itu, jadi semua berada di bawah naungan keputusan rapat formatur,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPC PPP Makassar, Aziz Namu, menekankan pentingnya percepatan konsolidasi pasca-penerimaan SK dan pelantikan. Selain memperkuat pembentukan struktur untuk persiapan verifikasi faktual, pihaknya juga fokus merangkul tokoh-tokoh masyarakat.
”Kita dituntut untuk mempercepat konsolidasi, terutama pembentukan struktur di tingkat PAC dan Ranting untuk menghadapi verifikasi faktual. Di samping itu, kita melakukan langkah-langkah untuk menggalang tokoh masyarakat supaya bisa kembali eksis bersama PPP,” jelas Aziz.
Aziz juga membantah adanya isu dinamika atau polemik internal terkait pergantian posisi sekretaris. Ia memastikan internal DPC PPP Kota Makassar tetap solid dan kompak.
”Ndak ada masalah, kami di DPC kompak dan aman. Setelah ini kita langsung menggelar rapat perdana dengan seluruh pengurus yang berjumlah 25 orang, termasuk mengundang teman-teman fraksi,” pungkasnya.