JELAJAH.CO.ID,Makassar – Pemerintah Kecamatan Tamalate bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait tumpukan sampah yang viral di media sosial.
Dalam waktu singkat, petugas kebersihan langsung diterjunkan ke lokasi dan menuntaskan proses pembersihan.
Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar seperti kebersihan lingkungan.
Menurutnya, laporan warga menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan karena kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.
“Sudah dituntaskan tadi malam. Tim petugas kebersihan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Sekarang lokasi tersebut sudah bersih,” ujar Muhammad Aril Syahbani, Ahad 5 Juli 2026.
Diketahui, tumpukan sampah tersebut berada di Jalan Mannuruki II, Lorong 7B, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, tepatnya di wilayah RT 003 RW 009.
Kondisi itu sempat menjadi perhatian warganet setelah foto sampah berseliweran beredar di media sosial dan dikhawatirkan mengganggu kebersihan lingkungan serta kenyamanan masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Kecamatan Tamalate segera berkoordinasi dengan petugas kebersihan untuk melakukan penanganan di lapangan.
Tanpa menunggu waktu lama, armada pengangkut sampah bersama petugas langsung menuju lokasi guna membersihkan seluruh tumpukan sampah yang ada.
Lebih lanjut, Camat Tamalate menegaskan bahwa respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Tamalate dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat segera ditangani.
Muhammad Aril juga mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan informasi maupun laporan terkait kondisi lingkungan.
“Menurut saya, partisipasi warga sangat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan di wilayah,” ajakanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kecamatan Tamalate mengimbau seluruh warga agar membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mengikuti jadwal pengangkutan sampah yang telah ditetapkan.
Masyarakat juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di lorong, tepi jalan, lahan kosong, maupun saluran drainase atau selokan.
Kebiasaan tersebut tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran air yang dapat memicu banjir saat musim hujan.
“Kami mengajak seluruh warga Kecamatan Tamalate untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” imbuh dia.
Pemerintah Kecamatan Tamalate memastikan akan terus meningkatkan pengawasan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Selain itu, koordinasi dengan kelurahan, ketua RT/RW, petugas kebersihan, dan masyarakat akan terus diperkuat agar persoalan serupa dapat dicegah sejak dini.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan budaya hidup bersih semakin tumbuh sehingga lingkungan permukiman di Kecamatan Tamalate tetap terjaga, sehat, nyaman, dan bebas dari persoalan sampah.
“Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus memberikan pelayanan terbaik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat,” katanya.