Struktur Pengurus Baru Golkar Sulsel: Kuota 30% Perempuan Jadi Tantangan, Milenial Diberi Panggung

JELAJAH.CO.ID,Makassar – DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan tengah merampungkan struktur kepengurusan barunya yang melibatkan sekitar 230 pengurus. Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengungkapkan bahwa pemenuhan kuota 30% keterwakilan perempuan atau sekitar 80 posisi menjadi salah satu tantangan utama dalam penyusunan pengurus kali ini.

IAS menegaskan pihaknya tidak asal menunjuk nama demi sekadar menggugurkan kewajiban undang-undang pemilu, melainkan mencari figur perempuan yang memiliki kapasitas dan kelayakan.

“Mencari perempuan yang betul-betul punya kapasitas dan layak untuk didudukkan itu tidak mudah. Kalau sekadar nama tentu banyak, tapi kita ingin yang berkualitas. Karena itu, kami merekrut hingga ke organisasi sayap dan mitra eksternal seperti IWAPI,” ujar IAS saat ditemui wartawan, Sabtu 15 Agustus 2026.

Baca Juga:  Partai Gerindra Sulsel Siap Gelar Rakorda di Upperhills, Bakal Ada Penyerahan SK DPP

Selain penguatan keterwakilan perempuan, Golkar Sulsel juga melakukan pembatasan usia pengurus dengan memprioritaskan generasi muda di bawah 50 tahun. Kelompok milenial ini akan menempati posisi-posisi strategis, seperti Ketua Bidang dan Ketua Biro.

Sementara itu, untuk kader senior dan tokoh lama tetap diakomodasi di struktur dewan pertimbangan atau pembina, meski beberapa di antaranya kini lebih banyak berfokus pada dunia usaha dan bisnis.

Komentar Anda
Berita Lainnya