“Gus Kikin adalah sosok yang memiliki kombinasi penting: seorang pengusaha, organisatoris, sekaligus pemimpin umat. Saya melihat pengalaman dan kapasitas tersebut menjadi modal kuat untuk membawa NU semakin maju, mandiri, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,”
salah satu tantangan besar NU ke depan adalah memperkuat kemandirian ekonomi organisasi dan warga Nahdliyin, tanpa meninggalkan nilai-nilai ke-NU-an dan khidmah kepada umat.
“NU memiliki kekuatan umat yang luar biasa besar. Tinggal bagaimana kekuatan tersebut dikonsolidasikan menjadi kekuatan sosial, ekonomi, dan peradaban. Saya berharap Gus Kikin dapat membawa semangat baru dalam mewujudkan NU yang semakin mandiri dan berdaya,.
Dr. Fadli juga mengajak seluruh keluarga besar NU untuk mengakhiri dinamika Muktamar dan kembali bersatu.
“Muktamar telah selesai, saatnya kita kembali satu barisan. Kita dukung Gus Kikin, kita kawal bersama, dan kita jadikan NU semakin solid. Karena pada akhirnya, yang kita perjuangkan bukan kepentingan pribadi atau kelompok, tetapi kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.”
Selamat Gus Kikin. Selamat mengemban amanah. Semoga NU semakin solid, mandiri, dan menjadi kekuatan besar bagi umat dan Indonesia.
Dr. H.Fadli Ananda SpOG MKes
Bendahara PWNU Sulawesi Selatan