JELAJAH.CO.ID,Maros – Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) Maros menghadirkan metode pembelajaran luar ruang yang berbeda bagi para santrinya. Lebih dari 100 murid dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA diajak untuk “berinvestasi masa depan” dengan mewajibkan setiap anak menanam tiga pohon di area lingkungan sekolah.
Aksi penanaman pohon ini dilakukan secara bertahap di sepanjang pagar sekolah, membentang mulai dari pintu gerbang utama hingga area kebun belakang.
Direktur Sekolah-sekolah Ranu Harapan, Muhtar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan tugas, melainkan bagian dari penanaman nilai-nilai karakter dan filosofi kehidupan bagi peserta didik.
”Ini bukan sekadar menanam, ada penanaman nilai-nilai kehidupan di dalamnya. Bahwa menikmati sesuatu itu butuh perjuangan, ketekunan, keseriusan, dan konsistensi hingga sukses. Jika ingin menikmati dua tahun yang akan datang, tanamlah dari sekarang,” ujar Muhtar dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis 30 Juli 2026.
Nilai Keikhlasan dan Tanggung Jawab
Selain diajarkan tentang konsistensi, para murid juga dibekali pemahaman spiritual mengenai investasi sosial dan keikhlasan. Pohon yang ditanam tidak dibiarkan begitu saja, melainkan wajib dirawat dan dijaga oleh masing-masing siswa hingga mereka menyelesaikan pendidikan di RHIIBS.
Kepala SMA Islam RHIIBS, Malik, menegaskan pentingnya melihat aksi ini sebagai bentuk ibadah dan kontribusi yang berkelanjutan.
”Tanamlah pohon meskipun esok itu sudah kiamat. Jika yang menanam bisa menikmati buahnya, berarti Allah sudah memberikan balasannya di dunia. Tetapi jika dinikmati orang lain, maka nikmatnya akan diberikan Allah di akhirat kelak,” ungkap Malik.
Melalui program ini, pihak sekolah berharap para murid tidak hanya mendapatkan ilmu akademis di ruang kelas, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, peduli pada kelestarian lingkungan, serta memahami arti penting dari proses dan kerja keras.