JELAJAH.CO.ID,Sidrap – Aksi sigap diperlihatkan Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, Jumat dini hari 15 Mei 2026.
Belum sempat beristirahat usai melakukan perjalanan dinas dari Jakarta, Syaharuddin Alrif langsung bergerak menuju lokasi banjir di Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, untuk memastikan kondisi warga yang terdampak.
Di tengah hujan yang masih mengguyur deras, Syahar terlihat mengenakan seragam oranye BPBD dan turun langsung menyusuri pemukiman warga yang terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai setinggi lutut hingga mencapai pusar orang dewasa.
Mantan Anggota DPRD Sulsel dua periode itu menyisir sejumlah titik terdampak sambil berdialog langsung dengan warga yang masih bertahan di rumah mereka pada tengah malam.
Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin Alrif juga memberikan instruksi kepada petugas gabungan untuk segera melakukan evakuasi warga di titik rawan, menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan, serta menyiagakan personel selama 24 jam di lokasi bencana.
“Saya ingin memastikan semua warga baik-baik saja dan kebutuhan mendesak mereka segera terpenuhi. Petugas sudah kita siagakan di titik-titik rawan,” ujar Syahar di tengah guyuran hujan.
Tak hanya melakukan penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga disebut tengah menyiapkan solusi permanen guna mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Amparita dan sekitarnya.
Menurut Syaharuddin Alrif, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tidak lagi dihantui rasa cemas setiap kali hujan deras melanda.
Aksi cepat sang bupati yang langsung turun ke lokasi banjir sesaat setelah tiba dari Jakarta pun menuai apresiasi dari masyarakat dan warganet. Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani bencana yang dialami warga.