JELAJAH.CO.ID,Makassar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Makassar, memperkuat konsolidasi internal melalui kegiatan Penguatan Kader yang dirangkaikan dengan pengukuhan kader muda.
Serta penyembelihan hewan kurban di Sekretariat DPD II Partai Golkar Makassar, Jalan Lasinrang, Sabtu 30 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Kota Makassar, pimpinan kecamatan dan kelurahan, kader muda, simpatisan partai, serta sejumlah tokoh Golkar.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan penguatan kader menjadi agenda penting yang harus terus dilakukan untuk membangun soliditas organisasi menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Kegiatan ini adalah kegiatan internal yang dilakukan oleh Partai Golkar Kota Makassar,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin tahunan Partai Golkar dalam momentum Hari Raya Iduladha, sekaligus mempererat soliditas pengurus, kader, dan simpatisan partai.
Menurutnya, Partai Golkar harus terlebih dahulu memperkuat fondasi internal sebelum melakukan ekspansi dan memperluas pengaruh di tengah masyarakat.
“Kita harus membangun kekuatan internal itu dulu lebih kuat baru kita keluar, secara internal kita belum sangat kuat,” kata Munafri dalam sambutannya.
Dia menegaskan, konsolidasi dan penguatan kader tahun ini menjadi momentum strategis untuk membangun kekompakan partai sekaligus menyusun mesin politik yang lebih efektif dalam menghadapi Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
Karena itu, Munafri mengajak seluruh kader untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan sebagai modal utama dalam memperbesar kekuatan Partai Golkar di Kota Makassar.
“Yang lebih penting lagi, para pimpinan kecamatan dan pimpinan kelurahan sudah mulai melakukan proses rekrutmen kader-kader yang ada di wilayahnya,” terangnya.
Wali Kota Makassar itu, juga menekankan pentingnya keterlibatan kader dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
Menurutnya, banyak program yang tidak dapat dijalankan sendiri oleh pemerintah sehingga membutuhkan kolaborasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kader partai.
“Dibutuhkan kolaborasi, dibutuhkan kerja sama, dibutuhkan saling membantu agar program-program pemerintah bisa tereksekusi dengan baik,” jelasnya.
Munafri optimistis Partai Golkar Makassar memiliki modal politik yang kuat untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ia mengingatkan bahwa Golkar masih menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak di tingkat legislatif pada Pemilu sebelumnya.
Meski demikian, ia menilai capaian tersebut belum cukup dan harus ditingkatkan melalui kerja-kerja politik yang lebih terorganisir.
“Kita punya pengalaman tempur yang baik. Hari ini Partai Golkar adalah partai dengan perolehan suara terbanyak di legislatif,” ungkapnya.
“Walaupun kita kalah kursi di DPRD Kota Makassar, target kita ke depan jelas. Perolehan suara harus meningkat dan kursi di DPRD juga harus kita naikkan,” lanjut Appi.
Dia menambahkan, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh kader bergerak dalam satu barisan, menjaga kekompakan, serta aktif membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Lanjut dia, tidak ada alasan untuk tidak bisa merealisasikan target-target tersebut. Target ini bisa terealisasi kalau kita semua kompak, menjadi satu, mau turun tangan dan ikut memikirkan bagaimana Partai Golkar Kota Makassar ke depan.
Selain agenda konsolidasi dan pengukuhan kader muda, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial Partai Golkar kepada masyarakat dan kader.
Munafri menyebut kegiatan kurban telah menjadi tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh Partai Golkar setiap momentum Hari Raya Iduladha.
Melalui kegiatan tersebut, DPD II Partai Golkar Makassar berharap semangat kebersamaan, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus terjaga.
“Ini, menjadi energi baru dalam memperkuat organisasi menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan di Kota Makassar,” tukasnya.
Sedangkan, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Andi Suharmika, mengatakan penyembelihan hewan kurban tahun ini merupakan puncak rangkaian kegiatan kurban yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh anggota Fraksi Golkar di masing-masing daerah pemilihan (dapil).
Menurutnya, pelaksanaan kurban tidak hanya dilakukan di tingkat DPD II, tetapi juga tersebar di seluruh dapil sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan konstituen Partai Golkar.
“Ini kegiatan internal Golkar Makassar berupa pemotongan sapi yang nantinya dibagikan kepada pengurus, pimpinan kecamatan, pimpinan kelurahan, kader, dan masyarakat,” tuturnya.
Selain penyembelihan hewan kurban, kegiatan di Sekretariat DPD II Golkar Makassar juga dirangkaikan dengan agenda konsolidasi organisasi dan penguatan kader sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda wajib Partai Golkar,” tambah Suharmika.
Dia menjelaskan, sebelum pelaksanaan kurban di kantor DPD II, seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Makassar telah lebih dahulu melaksanakan penyembelihan hewan kurban di wilayah dapil masing-masing.
Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah Kota Makassar.
Dikatakan, sebelum kegiatan di DPD ini, anggota fraksi sudah melaksanakan pemotongan hewan kurban di dapil masing-masing sesuai arahan Ketua DPD Golkar Kota Makassar.
“Jadi kurban tidak hanya terpusat di kantor partai, tetapi juga menyentuh masyarakat di setiap dapil,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar itu menyebut, seluruh legislator Golkar turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Jumlah hewan kurban yang dipotong bervariasi di setiap dapil, tergantung kemampuan dan kesiapan masing-masing anggota fraksi.
“Yang pasti pada prinsipnya seluruh anggota fraksi ikut berkurban di wilayah masing-masing,” katanya.
Daging kurban tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat, konstituen, kader, serta simpatisan Partai Golkar yang tersebar di berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar.
Menurut Suharmika, kegiatan kurban tidak hanya menjadi bagian dari ibadah dan tradisi tahunan partai, tetapi juga sarana memperkuat hubungan emosional antara kader Golkar dengan masyarakat.
“Daging kurban dibagikan kepada konstituen dan simpatisan Partai Golkar di wilayah dapil masing-masing. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan yang terus dijaga oleh Partai Golkar,” ungkapnya.