Detik-Detik Mencekam Kebakaran DD Oma Kost: Warga Dobrak Kamar dan Evakuasi Lansia di Tengah Kepungan Asap

JELAJAH.CO.ID,Makassar –  Kepanikan luar biasa melanda penghuni DD Oma Kost dan warga sekitar saat si jago merah mengamuk dan melalap sebuah rumah yang berada tepat di samping area kos-kosan di Jalan Emmy Saelan III, Kecamatan Rappocini pada Senin 18 Mei 2026. Beruntung, aksi heroik warga dan turunnya hujan deras berhasil mencegah timbulnya korban jiwa serta meluasnya dampak kebakaran.

​Menurut kesaksian warga dan penghuni kos, api pertama kali diketahui berasal dari bagian atap rumah. Orang-orang yang berada di bengkel bagian depan rumah tiba-tiba melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi.

​Menyadari bahaya yang mengancam, warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan aksi penyelamatan. Pasalnya, di dalam rumah yang terbakar tersebut terdapat dua orang lanjut usia (lansia) yang terjebak.

Baca Juga:  Kasus Pembakaran Rumah di Kecamatan Tallo, Polda Sulsel Rilis Enam Pelaku

​”Tadi waktu kebakaran, yang ada di dalam rumah dua orang, orang tua semua (lansia). Jadi dibantu sama warga keluar melalui samping rumah,” ujar Nirma (19), salah satu saksi di lokasi kejadian.

Warga Dobrak Kamar Kos untuk Selamatkan Penghuni

​Tidak hanya menyelamatkan lansia, warga juga langsung menyisir bangunan DD Oma Kost yang terletak persis di sebelah rumah yang terbakar. Kamar-kamar kos yang terkunci terpaksa didobrak untuk memastikan tidak ada penghuni yang terjebak dalam kepungan asap.

​Magfira (19), salah seorang mahasiswi penghuni kos, menceritakan momen mencekam saat dirinya dibangunkan secara paksa dari tidurnya.

​”Saya lagi tidur, terus tiba-tiba ada yang dobrak kamar. Warga menyuruh semua penghuni kos keluar karena rumah di samping kebakaran. Kami semua langsung lari ke depan bawa barang seadanya yang bisa dibawa,” ungkap Magfira dengan nada masih syok.

Baca Juga:  Kejari Bongkar Aset Kenderaan Tak Bertuan, 49 Randis Resmi Diserahkan ke Pemkot

Selamat dari Petaka Berkat Hujan Deras

​Kobaran api dilaporkan sangat besar dan sempat berkobar cukup lama sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penjinakan.

​Meski sempat mencekam, Nirma menyebut ada faktor alam yang sangat membantu proses pemadaman. Hujan deras yang mengguyur lokasi saat kebakaran terjadi menjadi penyelamat sehingga api tidak sampai menjalar ke seluruh bangunan kos-kosan.

​”Apinya besar sekali dan lama terbakar sampai pemadam datang. Pas kejadian itu pas hujan. Seandainya tidak hujan, mungkin api sudah merembes sampai ke kosan,” tambah Nirma.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran dibantu warga telah berhasil memadamkan api sepenuhnya. Belum diketahui pasti penyebab utama dari kebakaran ini, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Komentar Anda
Berita Lainnya