JELAJAH.CO.ID,Makassar – Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Imam Fauzi Amir Uskara, menegaskan bahwa tolok ukur utama kesuksesan sebuah partai politik terletak pada raihan kursi di parlemen, bukan pada megahnya program kerja yang dijalankan.
Hal tersebut disampaikan Imam Fauzi saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan. Acara strategis ini turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Sulsel, Wakil Ketua DPRD Sulsel, serta jajaran pengurus DPC dan anggota DPRD dari fraksi PPP se-Sulawesi Selatan.
”Setelah Pemilu 2024 kemarin, tidak ada satu orang pun yang bertanya kepada saya tentang berapa banyak program kerja atau berapa pengeluaran PPP. Orang-orang bertanya, berapa kursi PPP di parlemen,” ujar Imam Fauzi di hadapan ratusan kader, Sabtu 20 Juni 2026 di Hotel Claro. “Kesuksesan organisasi partai kembali dihitung di tahun 2029 nanti, yaitu seberapa banyak jumlah kursinya di parlemen,”tamnahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imam mengapresiasi kinerja PPP Sulsel pada Pemilu 2024 yang berhasil mencatatkan persentase perolehan suara terbesar untuk tingkat provinsi secara nasional. Kendati mempertahankan capaian tersebut dinilai tidak mudah, ia meminta pengurus baru untuk melompat lebih tinggi.
Secara realistis, Imam Fauzi mematok target 10 kursi untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Pemilu 2029 mendatang, meningkat dari perolehan periode sebelumnya yang meraih 8 kursi.
Sementara untuk tingkat pusat, Imam menegaskan bahwa mengembalikan keterwakilan PPP Sulsel di Senayan adalah harga mati. Jika pada periode sebelumnya PPP meloloskan 2 kader ke DPR RI, maka pada Pemilu 2029 target ditingkatkan menjadi 3 kursi, dengan catatan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 wajib terisi.
”Tolong periode yang akan datang wajib hukumnya mengirimkan 3 kader terbaik Sulawesi Selatan sebagai anggota DPR RI di tahun 2029. Kembali ke Senayan adalah hal yang sangat mutlak,” tegasnya optimis, yang langsung disambut teriakan siap oleh para pengurus dan kader yang hadir.
Doa Bersama untuk Kader Senior
Sebelum membacakan Surat Keputusan (SK) pelantikan kepengurusan, Imam Fauzi juga mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak guna mengirimkan doa Al-Fatihah bagi Teuku Amri, mantan Ketua DPW PPP Provinsi Aceh, yang dikabarkan tutup usia di RSCM Jakarta pada subuh hari menjelang acara.