Eks Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Maros, Targetkan Musda Awal November

JELAJAH.CO.ID,Makassar –  DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros kepada Andi Patarai Amir di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Makassar, Jumat 25 September 2026. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah pimpinan sebelumnya mengundurkan diri.

​Usai menerima SK dari Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Patarai menyatakan langkah awalnya adalah membentuk kepengurusan sementara guna menjalankan roda organisasi di Kabupaten Maros.

​”Setelah terbentuk strukturnya, saya akan langsung membentuk panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda), panitia OC dan SC. Setelah persiapan siap, saya laporkan ke Pak Ketua bahwa Maros siap melaksanakan Musda,” ujar Patarai.

Baca Juga:  PSI Sulsel Rayakan HUT RI ke-80 Bersama Warga Makassar dengan Lomba Meriah

​Patarai menegaskan tugas utamanya sebagai Plt adalah mengawal dan menyelenggarakan Musda untuk melahirkan ketua definitif. Terkait target pelaksanaan, ia memproyeksikan Musda akan digelar pada awal November mendatang.

​Mengenai dinamika pencalonan Ketua Golkar Maros yang menyorot namanya dan Wakil Bupati Maros, Patarai menanggapi santai. Menurutnya, Wakil Bupati juga merupakan kader Golkar yang menjabat sebagai Bendahara AMPI.

​”Saya pikir tidak ada masalah. Beliau juga kader Golkar. Kalau memang beliau berminat, ya silakan bekerja dan membuktikan mampu membesarkan Partai Golkar di Maros,” katanya.

​Ketika ditanya mengenai peluangnya maju dalam Musda, mantan Ketua DPRD Maros itu tidak menampik kemungkinan tersebut selama mendapat dorongan dari pemilik suara di tingkat kecamatan dan direstui pimpinan DPD I.

Baca Juga:  Rapat dengan Banggar DPRD Sulsel, Dukcapil Ngotot Pengadaan Mobil Perekaman KTP

​”Bisa saja kalau forum menginginkan saya kembali. Tapi tentu ada komunikasi dengan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi. Kalau memang Pak Ketua merestui, ya saya jalan,” tambahnya.

​Pertimbangan Aturan dan Karakter Wilayah

​Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menjelaskan penunjukan Plt di Maros (Andi Patarai Amir) dan Bone (Irwandi Burhan) telah sesuai aturan internal partai yang mensyaratkan sosok Plt berasal dari pengurus DPD I.

​”Selain aturan organisasi, kami melihat figur yang paham karakter wilayah. Pak Pattarai ini mantan Ketua DPRD Maros, jadi konsolidasi internal bukanlah hal yang terlalu sulit,” terang IAS.

​IAS menambahkan, selain Maros dan Bone, periode kepengurusan kabupaten/kota se-Sulsel rata-rata telah berakhir dan proses Musda akan dilakukan secara bertahap dalam kurun dua bulan ke depan. Saat ini, DPP dan DPD I juga tengah menjalankan survei figur tokoh di Maros.

Baca Juga:  Cegah Perpecahan, Golkar Sulsel Targetkan Kejayaan Lewat Strategi Aklamasi

​Sementara itu, Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Amirullah Nur Saenong, menekankan pentingnya pengisian Plt ini agar organisasi di daerah tidak vakum.

​”Langkah selanjutnya tentu konsolidasi partai dan mempersiapkan Musda untuk memilih ketua definitif. Yang terpenting roda organisasi bisa kembali berjalan sebagaimana mestinya,” singkat Amirullah.

Komentar Anda
Berita Lainnya