Tim PKM UMI Gelar Edukasi Pencegahan Stunting dan Pola Pengasuhan Anak di Desa Pucak Maros

JELAJAH.CO.ID,Maros – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi masyarakat di Desa Pucak, Kabupaten Maros. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola pengasuhan yang tepat demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

​Program pengabdian yang didanai oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LpKM) UMI tahun 2026 ini diketuai oleh Ella Andayanie, SKM., M.Kes., dengan Dr. Sundari, SST., M.PH. sebagai anggota tim. Edukasi ini dihadirkan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat.

​Materi edukasi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar stunting, faktor penyebab, dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan anak, hingga langkah preventif yang harus diambil sejak masa kehamilan. Warga Desa Pucak juga dibekali pemahaman mengenai:

Baca Juga:  Menteri BKKBN Serukan Pemda Fokus Turunkan Stunting, Perkuat SDM, dan Tekan Kemiskinan

​Pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil.

​Pemberian ASI eksklusif dan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat sesuai usia.

​Pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin melalui posyandu.

​Ella menekankan bahwa pencegahan stunting memerlukan keterlibatan aktif dan berkelanjutan dari seluruh elemen, mulai dari keluarga, kader kesehatan, hingga masyarakat luas. “Pengetahuan yang memadai diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku warga dalam menjaga pemenuhan gizi serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),”kata Ella dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa 3 November 2026.

​Melalui edukasi ini, ia berharap masyarakat Desa Pucak semakin peduli terhadap kesehatan ibu dan anak, serta berperan aktif dalam mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Komentar Anda
Berita Lainnya