Kronologi WNA Australia Meninggal Dunia Saat Berenang di Sekitar Dermaga Kayu Bangkoa

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di perairan sebelah kanan Dermaga Penyeberangan Kayu Bangkoa, Jalan Pasar Ikan, Kota Makassar, Kamis sore, 5 November 2026.

​Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad mengonfirmasi insiden yang merenggut nyawa korban sekitar pukul 15.00 WITA tersebut.

​Korban teridentifikasi bernama Clarrissa Louise Jane (58). Berdasarkan paspor milik korban, ia beragama Kristen dan berdomisili di Bali.

​Saksi mata di lokasi kejadian, Paris Sugianto (43), menjelaskan bahwa dirinya tiba di Dermaga Kayu Bangkoa bersama korban sekitar pukul 14.30 WITA untuk berenang di laut. Setibanya di lokasi, korban langsung turun ke laut di sisi kanan dermaga.

Baca Juga:  Tersangka Kerusuhan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar Menjadi 53 Orang, 10 Diantaranya Jarah Mesin ATM

​”Tidak lama kemudian, ada warga yang memberi tahu saya untuk mengecek korban karena terlihat mengapung di permukaan air,” ujar Paris kepada wartawan, Jumat 6 November 2026.

​Mendengar hal tersebut, Paris langsung turun ke laut untuk menolong dan mendorong tubuh korban ke bibir pantai. Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke daratan.

​Saat diangkat, korban diketahui masih bernapas. Paris segera membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Stella Maris Makassar menggunakan becak motor (bentor). Korban sempat batuk satu kali saat tiba di depan pintu IGD RS Stella Maris.

​Petugas keamanan RS Stella Maris, Muh. Arif, menyatakan bahwa kendaraan bentor yang membawa korban dan saksi tiba di depan gedung IGD sekitar pukul 15.40 WITA. Namun, saat diperiksa awal oleh petugas jaga, korban diduga sudah tidak bernyawa sebelum dibawa masuk ke ruang perawatan.

Baca Juga:  Pastikan Pemudik Aman, Walkot Munafri Pantau Posko Lebaran 2025 Bersama Forkopimda

​Dokter jaga RS Stella Maris, dr. Jessica, mengonfirmasi bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat menerima penanganan medis di ruang IGD.

​”Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelas dr. Jessica.

​Paris menambahkan, korban sebelumnya sempat mengeluhkan masalah kesehatan berupa sesak napas.

​Saat ini, jenazah korban masih berada dalam penanganan medis di RS Stella Maris Makassar untuk proses lebih lanjut.

Komentar Anda
Berita Lainnya