Ketua DPC Terpilih Hasil Muscab PPP Sulsel Wajib Teken Pakta Integritas

JELAJAH.CO.ID,Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan mematangkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Sabtu, 25 April mendatang.

Berdasarkan hasil rapat terakhir, pembukaan muscab akan dilaksanakan secara daring dan direncanakan dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), termasuk Ketua Umum yang dijadwalkan membuka kegiatan secara resmi.

Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi mengatakan, setelah prosesi pembukaan seremonial, agenda dilanjutkan dengan sidang paripurna pertama. Seluruh rangkaian awal, mulai dari pembukaan hingga sidang paripurna pertama, akan dilaksanakan melalui platform zoom. DPW akan mengelola satu ruang utama, sementara 22 kabupaten/kota mengikuti melalui jaringan masing-masing dalam satu forum bersama.

Baca Juga:  Jelang Muswil PPP Ilham Ari Fauzi Cawe-cawe ke DPC

Dalam forum tersebut, akan dibahas tata tertib serta penjelasan teknis pelaksanaan Muscab. Setelah itu, sidang akan diskors dan dilanjutkan oleh masing-masing Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk melaksanakan pleno II hingga pleno V secara internal.

Selanjutnya, pada pleno VI yang membahas penetapan formatur, perwakilan DPW akan hadir secara langsung di kabupaten/kota. Pada tahap ini, sejumlah figur calon ketua DPC mulai mengemuka, baik yang akan melanjutkan kepemimpinan maupun menjadi kandidat baru.

Untuk kandidat dari eksternal partai, DPW memastikan akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Sementara bagi kader internal, penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak, dengan kemungkinan hanya diberikan pertanyaan normatif.

Baca Juga:  17 DPD II Kawal Munafri Menuju Golkar Sulsel

Menjelang pelaksanaan muscab, DPW juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja DPC. Evaluasi mencakup daerah dengan capaian baik maupun daerah yang dinilai masih rawan, meskipun rincian wilayah belum diungkapkan.

Beberapa daerah dinilai menunjukkan capaian positif, seperti Gowa, Takalar, Bantaeng, dan Bone yang berhasil meraih kursi pimpinan. Namun demikian, terdapat pula daerah dengan peningkatan suara tanpa diikuti kenaikan kursi, maupun sebaliknya, yang tetap menjadi perhatian dalam evaluasi.

DPW menegaskan bahwa fokus utama muscab kali ini adalah menghadirkan sosok ketua DPC yang memiliki kapasitas kepemimpinan kuat sekaligus mampu mengaktifkan mesin partai secara optimal. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tahapan verifikasi faktual ke depan.

Baca Juga:  Golkar Makassar Tetap Solid Dukung Appi Jelang Musda

Sebagai syarat pencalonan, setiap kandidat, lanjut Ilham Ari Fauzi, ketua DPC diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagaimana hasil keputusan Rapimnas.

“Ketua DPC PPP yang terpilih wajib menandatangani pakta integritas,”ujar Ilham Ari Fauzi, Jumat 17 April 2026.

Beberapa poin utama dalam pakta tersebut antara lain kewajiban menyediakan kantor, melengkapi struktur kepengurusan hingga tingkat PAC, serta memenuhi target kaderisasi dengan rasio minimal satu kader per seribu jumlah penduduk di masing-masing kabupaten/kota.

Komentar Anda
Berita Lainnya